SELEKSI - Raditya Kalaena, siswa SMPN 1 Palu saat mengukuti seleksi KOSN tingkat provinsi yang diadakan secara virtual, belum lama ini. (Foto: Istimewa)
  • Kepsek Harap Tampil Sportif

Palu, Metrosulawesi.id – Raditya Kalaena, siswa SMP Negeri 1 Palu (Spensa), mewakili provinsi Sulawesi Tengah untuk mengikuti ajang Kompetisi Olahraga Siswa Nasional (KOSN) tingkat nasional cabang olahraga Karate.

Menanggapi prestasi itu, Kepala SMPN 1 Palu, Farida Batjo, memberikan apresiasi atas capaian prestasi tersebut. KOSN ini merupakan program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI setiap tahun.

“Jadi KOSN ini merupakan ajang bergengsi. Olehnya itu kami sangat bangga kepada Raditya, karena tidak gampang untuk masuk di ajang terpopuler tersebut,” kata Farida, di ruang kerjanya, Rabu, 15 September 2021.

Farida mengatakan, Raditya saat ini duduk di Kelas VIII. Siswa ini memang memiliki bakat yang cukup baik, khususnya di bidang olahraga Karate.

“Bahkan informasi dari orang tuanya bahwa Raditya ini sering mengikuti perlombaan karate, memang untuk meraih prestasi terbaik butuh yang namanya perjuangan dan inilah hasil yang diperolehnya,” ungkapnya.

Menurut Farida, SMPN 1 Palu selalu mendukung prestasi siswa, makanya setiap ada event yang diselenggarakan oleh pihak Kemendikbud RI, pasti ada salah satu siswa Spensa mengikuti ajang tersebut.

“Raditya ini juga sangat didukung oleh orang tuanya, ditambah lagi guru kami selalu memberikan semangat dan motivasi,” ujarnya.

Kata Farida, rencananya Raditya akan mengikuti KOSN tingkat nasional secara virtual, sebab situasi kondisi pandemi Covid-19 masih mengkhawatirkan, khususnya di Jakarta. Namun kepastian lomba masih menunggu informasi dari panitia.

“Kami berharap Raditya terus semangat dalam mengikuti latihan, kalah ataupun menang jangan dijadikan target, tetapi yang paling penting adalah kesehatan, dan menampilkan hasil yang terbaik secara sportif,” ungkapnya.

Selain itu, Farida Batjo mengharapkan seluruh siswanya mau mengikuti vaksinasi Covid-19, sehingga proses Pembelajaran Tatap Muka (PTM) ke depannya dapat terlaksana.

“Kami dari pihak sekolah memang tidak bisa memaksakan para siswa untuk bisa mengikuti vaksinasi, sehingga disiapkanlah surat persetujuan orang tua, agar ada kepercayaan penuh yang diberikan, bahwa vaksinasi ini aman untuk para siswa. Kami juga berharap orang tua bisa mendukung program vaksinasi,” kata Farida, di Palu, belum lama ini.

“Kami hanya khawatir ke depannya pada saat tatap muka, pemerintah akan memberlakukan syarat utama yaitu seluruh siswa yang masuk harus memiliki sertifikat vaksinasi,” ujarnya.

Menurutnya, program vaksinasi ini sangat baik, untuk mencegah dari penularan Covid-19, maka sangat diharapkan siswa mau divaksin.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas