Riswanto Lasdin. (Foto: Istimewa)

Palu, Metrosulawesi.id – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kongres Advokat Indonesia (KAI) Sulawesi Tengah, Riswanto Lasdin. SH. MH, memberi batas akhir pendaftaran dan pelantikan calon advokat KAI sampai dengan 30 September 2021.

Untuk itu tegas dia, bagi calon advokat KAI yang telah mengikuti Diklat Khusus Profesi Advokat (DKPA) segera mendaftarkan diri.  Dimana kata dia, pembukaan pendaftaran pelantikan dan pengangkatan sumpah advokat di KAI merupakan kali kedua, setelah sebelumnya dibuka pada 1 Agustus sampai 31 Agustus.

“Tapi sejak dibuka (pendaftaran-red) sampai saat ini, baru sekitar 10 persen yang mendaftar. Ini disebabkan karena pandemi Covid 19,  sehingga pendaftaranya kembali diperpanjang,” kata Riswanto yang dihubungi ditemui dikantornya, Selasa 14 September 2021.

Riswanto menegaskn, untuk pelantikan dan pengangkatan sumpah bagi calon advikat KAI di wilayah Sulteng, pihaknya tidak menunggu sampai Covid selesai. Sebab, perpanjangan pendaftaran merupakan ini yang terakhir kalinya.

“Siapapun yang mendaftar dan memenuhi persyaratan, mereka yang diusulkan untuk dilantik dan disumpah sebagai advokat KAI. Karena pelantikan ini tidak mengikuti kehendak peserta, tapi merujuk pada keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) KAI,” tandasnya.

Namun kata dia, jika sampai batas akhir penadaftaran belum juga seperti diharapkan, maka pihaknya akan meminta petunjuk dari DPP. Sebab yang kuatirkan, Jangan sampai yang sudah memenuhi syarat, akan terganggu dari mereka belum memenuhi syarat.

Pasalnya lanjut dia, proses pelantikan penyumpahan tidak semudah dibayangkan, sebab akan dilakukan proses verifikasi persyaratan, baik secara internal organisasi KAI maupun yang disyaratkan Pengadilan Tinggi (PT) Sulteng.

Menurutnya, semuanya telah dipersyaratkan seperti yang tercantum dalam formulir pendaftaran atau dapat dibuka melalui https://www.kongres-advokat-indonesia.org/.

Riswanto menambahkan, pelantikan advokat baru KAI akan dilakukan langsung oleh Presiden KAI Siti Jamaliah Lubis. SH. Sedangkan pengangkatan sumpah akan dilakukan oleh ketua PT Sulteng.

“Untuk pelantikan nanti apakah akan dilaksanakan secara virtual, kita tidak tahu karena belum ada petunjuk langsung dari DPP KAI. Kita tetap mengacu pada Standar Operasional Prosedur (SOP) sebelumnya, yaitu pelantikan secara luring, tentunya dengan standar protokol kesehatan (prokes) ketat. Sedangkan pengangkatan sumpah, akan merujuk apa yang menjadi ketentuan dan ketetapan PT. Sulteng,” tutupnya.

Reporter: Salam Laabu – Sudirman

Ayo tulis komentar cerdas