ILUSTRASI - Kartu Indonesia Sehat, BPJS Kesehatan. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Dalam manajemen keuangan, asuransi menjadi hal penting yang harus disiapkan sejak dini. Tujuan utamanya adalah meminimalisir kerugian finansial akibat risiko tak terduga seperti sakit. Salah satu layanan asuransi yang bisa Anda gunakan adalah BPJS Kesehatan yang merupakan salah satu program pemerintah dalam menyelenggarakan program jaminan sosial.

Meski punya peran penting, nyatanya tidak semua masyarakat Indonesia mau mengeluarkan uang untuk membekali diri dengan asuransi kesehatan. Selain karena kurangnya edukasi, mahalnya biaya premi adalah alasan selanjutnya mengapa orang enggan memiliki asuransi kesehatan. Padahal, BPJS menawarkan pilihan yang lebih murah. Anda bisa cek tagihan BPJS setiap bulannya agar lebih yakin.

Buat yang masih ragu, coba simak dulu ringkasan informasi mengenai manfaat asuransi kesehatan BPJS sampai dengan panduan cek tagihan BPJS secara online berikut ini. Siapa tahu Anda jadi lebih tertarik.

Bagaimana Cara Cek Tagihan BPJS via Online? Cek Informasinya Berikut Ini

Seputar Asuransi Kesehatan BPJS

Tak dipungkiri bahwa sebagian masyarakat memiliki stigma negatif terkait produk asuransi kesehatan BPJS. Nah, supaya Anda tidak terjebak informasi yang salah, baca sampai habis fakta-fakta tentang perlindungan kesehatan dari BPJS di bawah ini.

      Menawarkan Iuran Bulanan yang Terjangkau

Bila dibandingkan dengan produk asuransi kesehatan swasta, harga premi bulanan yang ditawarkan oleh BPJS tergolong sangat murah.

Jika besaran premi asuransi swasta diakumulasi berdasarkan usia, riwayat kesehatan, jenis kelamin, dan fasilitas yang bisa dinikmati, BPJS Kesehatan membedakan iuran bulanannya berdasarkan kelas.

Untuk peserta mandiri, Anda hanya perlu membayar iuran bulanan sebesar:

a.       Rp150.000 (Kelas I)

b.      Rp100.000 (Kelas II)

c.       Rp35.000 (Kelas III)

Masing-masing kelas menawarkan fasilitas perawatan yang berbeda. Semakin tinggi iuran bulanan, semakin bagus pelayanan kesehatan yang akan Anda terima nantinya.

       Menanggung Berbagai Jenis Penyakit

Keunggulan lain dari BPJS kesehatan adalah menanggung segala jenis penyakit, asalkan penyakit tersebut termasuk ke dalam indikasi medis sesuai prosedur JKN.

Secara keseluruhan, ada sekitar 150 lebih jenis penyakit yang ditanggung oleh BPJS. Beberapa di antaranya adalah:

a.       Kanker

b.      Diabetes Melitus

c.       Katarak

d.      Vertigo

e.       Jantung

f.       Asma

g.      Stroke

       Tidak Butuh Medical Check-up untuk Jadi Peserta

Keuntungan selanjutnya adalah calon peserta BPJS tidak memerlukan hasil check-up untuk menentukan pre-existing condition. Asalkan memenuhi persyaratan yang dibutuhkan, setiap individu bisa menjadi bagian dari BPJS Kesehatan.  

       Hanya Berlaku di Indonesia

Selain keuntungan, jaminan sosial milik BPJS ini juga punya kelemahan. Salah satunya adalah manfaatnya hanya bisa digunakan di Indonesia, mengingat ini adalah program yang sifatnya nasional.

      Punya Prosedur Berjenjang

Inilah yang membuat layanan BPJS tidak praktis. Ketika nasabah memiliki keluhan, sistem mengharuskan peserta untuk memeriksakan penyakitnya ke Faskes 1 yang dirujuk, misalnya puskesmas setempat.

Apabila setelah pengobatan di Faskes 1 peserta tidak kunjung sembuh, barulah peserta dirujuk ke Faskes kedua seperti rumah sakit terdekat.

       Ada Kemungkinan Anda Terjebak Antrean yang Panjang

Kelemahan BPJS yang terakhir adalah kemungkinan Anda terjebak antrean panjang di loket pembayaran. Bahkan, beberapa peserta rela antre sejak pagi demi mendapatkan nomor urut lebih awal.

       Hanya Dapat Pindah Kelas dengan Biaya Tambahan

Sebetulnya bisa jika Anda ingin meminta layanan perawatan melebihi hak yang seharusnya Anda terima. Akan tetapi ada biaya tambahan yang akan dibebankan kepada Anda jika ingin naik kelas perawatan.

Panduan Pendaftaran BPJS Kesehatan

Dengan mengetahui setiap kelebihan dan kekurangan BPJS, Anda jadi bisa menentukan asuransi kesehatan mana yang akan digunakan. Jika dana pas-pasan dan merasa cukup dengan adanya BPJS, Anda dapat mengambil pilihan ini.

Lalu, bagaimana cara mendaftar BPJS Kesehatan secara mandiri? Langkah yang pertama adalah siapkan dokumen yang dibutuhkan seperti:

●      1 lembar pas foto 3×4

●      Fotokopi KTP

●      Fotokopi KK

●      Fotokopi Buku Nikah (bagi yang sudah menikah)

●      Fotokopi akta kelahiran anak yang menjadi tanggungan

Setelah dokumen lengkap, BPJS bisa didaftarkan secara offline maupun online. Untuk pendaftaran online, langkah-langkahnya sebagai berikut:

  1. Pasang aplikasi JKN
  2. Pilih menu Daftar
  3. Pilih Pendaftaran Peserta Baru
  4. Berikan persetujuan untuk semua syarat dan ketentuan yang ada
  5. Masukkan NIK
  6. Isi semua data keluarga
  7. Pilih Faskes yang diinginkan, Anda bisa memilih Faskes berupa puskesmas, klinik, maupun praktik dokter.
  8. Masukkan alamat email dan pastikan email tersebut aktif karena sistem akan mengirimkan kode verifikasi.
  9. Cek email, kemudian salin kode verifikasi
  10. Masukkan kode verifikasi ke aplikasi JKN untuk mendapatkan nomor virtual account.
  11. Gunakan nomor virtual account tersebut untuk pembayaran iuran BPJS melalui kantor pos, ATM, mobile banking, atau minimarket seperti Indomaret dan Alfamart.
  12. Setelah melakukan pembayaran, Anda pun resmi menjadi peserta BPJS Kesehatan. Cek aplikasi JKN untuk mendapatkan kartu virtual BPJS Kesehatan.
  13. Kartu BPJS akan aktif setelah 14 hari kerja

Cara Cek Tagihan BPJS Kesehatan

Lupa dengan total tagihan BPJS Kesehatan? Sekarang cek tagihan BPJS juga dapat dilakukan secara praktis melalui halaman Blibli. Cara melakukannya sebagai berikut:

  1. Buka website/aplikasi Blibli
  2. Pilih menu atau kategori Tagihan & Isi Ulang
  3. Pilih BPJS Kesehatan
  4. Masukkan nomor peserta
  5. Pilih periode pembayaran
  6. Tekan tombol Lihat Tagihan

Itulah informasi lengkap mengenai manfaat asuransi, keuntungan BPJS Kesehatan, panduan pendaftaran, sampai cara cek tagihan BPJS Kesehatan yang ada di Blibli. Bagaimana? Masih ragu membekali diri dengan proteksi kesehatan? Yuk, bekali diri dengan asuransi kesehatan untuk meminimalisasi kerugian finansial akibat risiko tak terduga. (*)

Ayo tulis komentar cerdas