GUNTING PITA - Wakil Wali Kota Palu, dr Reny Lamadjido, bersama Sekjen PMI Pusat, serta Pewakilan dari Turki, saat mengunting pita peresmian gedung SDN Poboya, Selasa, 14 September 2021. (Foto: Istimewa)

Palu, Metrosulawesi.id – Setelah menyelesaikan pembangunan gedung Sekolah Dasar (SD) Negeri Poboya. Bulan Sabit Merah Turki menyerahkan secara resmi bantuan bangunan gedung sekolah itu kepada Palang Merah Indonesia (PMI) kemudian diserahkan ke Pemerintah Kota Palu.

“Saya mewakili masyarakat Kota Palu khususnya pemerintah daerah mengucapkan terimakasih kepada Bulan Sabit Merah Turki dan PMI pusat maupun provinsi yang selama ini dapat memfasilitasi sekolah, sehingga dibangunlah gedung SDN Poboya yang begitu megah ini,” kata Wakil Wali Kota Palu, dr Reny A Lamadjido, usai mengikuti acara peresmian gedung SDN Poboya, Selasa, 14 September 2021.

Reny berharap, SDN Poboya ini akan menjadi model dan contoh dari kepala sekolah yang ada di Kota Palu.

“Kita juga mengetahui bahwa pada saat bencana gempa bumi lalu, sekolah ini yang memang paling terdampak, sehingga kami sangat mengapresiasi kepada Pemerintah Turki,” ungkapnya.

Reny juga mengharapkan, bantuan dari pemerintah Turki bukan hanya kali ini saja, tetapi dapat berkelanjutan. Kemungkinan bantuan apapun untuk tiga tahun ke depan, Pemerintah Kota Palu akan sangat menyambut bantuan itu, dan jika perlu lahan akan disiapkan, begitupun fasilitas lainnya yang diperlukan.

Menurut Ketua PMI Kota Palu, Syamsul Saifudin, bangunan gedung SDN Poboya yang dikerjakan sejak 2020 menggunakan anggaran kurang lebih Rp6,8 miliar.

“Selama pembangunan berlangsung memang ada sedikit kendala, namun kendala itu dapat dilalui sehingga proses pembangunan berjalan dengan baik, sesuai apa yang diharapkan bersama,” ungkapnya.

Bangunan sekolah ini, kata Syamsu, dibangun dua lantai dengan dilengkapi ruang kelas belajar, ruangan guru, juga dilengkapi fasilitas olahraga dan tempat ibadah atau musala.

Sementara itu, Perwakilan Negara Bulan Sabit Merah Turki, Teyfik Cem Binatli menyampaikan, sangat senang mengamati keberhasilan penyelesaian konstruksi sekolah tersebut.

“Kami berharap ini akan berfungsi untuk menyediakan lingkungan belajar yang aman dari bençana alam,” ungkapnya.

Teyfik juga mengatakan, selain pembangunan gedung sekolah, lembaga kemanusian Turki bersama dengan PMI meluncurkan berbagai proyek di Sulteng, salah satunya telah mendukung Livelihood dan program air minum bersih untuk komunitas pengungsi.

“Pendidikan adalah salah satu sektor penting bagi perkembangan sosial-ekonomi negara ini, dan Bulan Sabit Merah Turki merasa terhormat dapat membantu sektor ini melalui pembangunan sekolah,” ujarnya.

Persemian gedung SDN Poboya ini juga dihadiri oleh Sekjen PMI Pusat, Sudirman Said, serta jajaran PMI Provinsi Sulteng dan Kota Palu.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas