SEPI - Salah satu obyek wisata di Kabupaten Poso, Danau Tentena, tampak sepi pengunjung. (Foto: Metrosulawesi/ Syaiful Sulayapi)

Poso, Metrosulawesi.id – Pemerintah Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah terus memperketat protokol kesehatan (Prokes), terutama di ruang-ruang publik. Daerah yang berada di tengah wilayah Sulteng itu saat ini masih menjalani masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4.

“Kami patuh pada intruksi Mendagri, terkait larangan selama PPKM level 4, di mana kegiatan masyarakat masih dibatasi termasuk sekolah belum bisa melakukan PTM dan tempat wisata belum diizinkan buka,” kata Sekretaris Daerah Kabupaten Poso, Yan Edward Guluda di Poso, Sabtu 11 September 2021.

Dalam beberapa hari belakangan ini, angka penularan Covid-19 di Poso cenderung menurun dan tidak menujukkan adanya peningkatan. Penurunan itu dapat dilihat dari tingkat keterisian tempat tidur di ruang isolasi terpusat, seperti di RSUD Poso, pasien Covid yang dirawat tinggal beberapa orang saja.

Yan mengatakan, sebagian besar pasien Covid di Poso menjalani isolasi terpusat (Isoter). Untuk pemulihan, mereka yang dinyatakan sembuh, baru dibolehkan pulang ke rumah setelah menjalani tes ketiga dan hasilnya negatif. Dia berharap pada pekan ini, sebagian besar pasien yang tengah dalam proses pemulihan bisa segera sembuh dan bisa kembali ke rumah.

Meski angka kasus Covid menurun kata Yan, pihak Pemkab tetap mematuhi aturan PPKM level 4. Yakni, dengan tidak menggelar PTM (pembelajaran tatap muka) di sekolah, dan semua tempat wisata masih belum diizinkan beroperasi.

“Namun untuk simulasi PTM dapat digelar, mengacu pada prokes ketat dan kesiapan sekolah dalam melakukan simulasi,” kata Yan.

Kadis Dikbud Poso, Viktor Tumonggi mengatakan, PTM tidak akan bisa dilakukan katena Poso masih berada di PPKM Level 4.

“Kita masih menunggu keputusan dan kita berdoa PPKM di daerah kita menurun levelnya dan segera PTM di sekolah-sekolah,” ujarnya.

Gusti, Pengelola Torau Resort, salah satu tempat wisata di Kecamatan Pamona Poso, kepada Metrosulawesi mengakui, masih menutup lokasi wisata miliknya, meskipun sudah banyak desakan warga untuk membukanya.

“PPKM Level 4 yang mengharuskan lokasi wisata untuk ditutup sementara,” katanya.

Gusti mengapresiasi kebijakan penutupan sementara tempat wisata. Namun, dia meminta agar pemerintah dan Satgas di daerah itu berlaku adil alias tidak pilih kasih.

“Penutupan tempat wisata harus berlaku di semua tempat wisata. Satgas harus adil karena semua itu demi penegakan PPKM dan angka Covid 19 di Poso menurun,” tutur Gusti.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Pusdatina Covid Sulteng, pada Sabtu lalu, penambahan kasus Covid di Poso sebanyak 29 kasus.

Sementara yang berhasil disembuhkan sebanyak 41 orang. Hingga Sabtu 11 September 2021, jumlah pasien Covid di Poso sebanyak 358 orang. Sebanyak 328 orang menjalani isolasi mandiri. Sedangkan sisanya 21 dirawat di RSUD Poso, tiga di RS Tentena, dan enam orang dirawat di tempat isolasi terpusat.

Reporter: Saiful Sulayapi – Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas