PENGURUS TI PALU - Sesi foto bersama kepengurusan Taekwondo Indonesia Palu yang baru periode 2021-2025 usai pelaksanaan Musyawarah Kota yang diselenggarakan di salah satu hotel di Kota Palu. (Foto: Metrosulawesi/ Fikri Alihana)

Palu, Metrosulawesi.id – Melalui Musyawarah Kota (Muskot) Taekwondo Indonesia Palu. Kini organisasi bela diri tersebut dijabat oleh kepengurusan yang baru selama masa periode 2021 2025, Sabtu 11 September 2021.

Sebelumnya Taekwondo Indonesia Palu dipimpin Moh. Din Larissa, di masa 2017-2021. Namun, kali ini dipegang oleh Alamsyah Prawira Bhakti Palenga, ST., M.Eng yang dipilih secara aklamasi dari 14 pemilik klub taekwondo di Kota Palu.

“Kami berupaya yang terbaik untuk taekwondo Kota Palu. Target ke depan bagaimana ini bisa dipertandingkan di Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN),” kata Alamsyah.

Dosen Tehnik Untad Palu ini, mengungkapkan dari delapan altet taekwondo asal Sulteng, dua diantaranya adalah perwakilan Kota Palu yang sementara ini mengikuti pelatihan untuk persiapan berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua.

“Tentunya hal tersebut menjadi tolak ukur kami sebagai pengurus baru dalam mencari bibit altet muda asal Kota Palu khususnya taekwondo. Kita pun berharap kedua altet itu mampu meraih emas di PON Papua nanti,” terangnya.

Sedangkan, Alamsyah mengatakan visi misi yang dibawa kepengurusan saat ini cukup sangat sederhana. Di mana tetap melaksanakan konsolidasi dengan beberapa pihak dan termasuk melihat potensi yang ada agar lebih produktif.

“Sehingga bisa mendapatkan kekuatan bersama demi kemajuan ditingkat olahraga. Karena sesungguhnya Taekwondo Kota Palu sudah bagus, apalagi mempunyai 14 klub aktif yang berlatih secara rutin,” katanya.

Ditambahkan, jika bela diri taekwondo masuk dalam O2SN. Maka hal itu diyakini berperan penting untuk memicu bermunculnya prestasi daerah dan bahkan mencapai ke tingkat Internasional.

“Kita sekarang masih fokuskan dulu di PON. Kemungkinan rencananya akhir Oktober ada kompetisi, tapi tentu akan kita lihat dari perkembangan kondisi pandemi Covid 19 sesuai aturan pemerintah daerah tentang kebijakan PPKM,” pungkasnya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Indra Yosvidar

Ayo tulis komentar cerdas