Nizar Rahmatu. (Foto: Istimewa)
  • Menuju PON XX Papua

Palu, Metrosulawesi.id – Sebagai kontingen pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, Provinsi Sulawesi Tengah sudah siap untuk bertanding.

Begitu menurut Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Tengah, Nizar Rahmatu. Secara keseluruhan, persiapan Sulawesi Tengah untuk berangkat ke gelanggang PON di Papua, yang bakal berlangsung pada 2 hingga 15 Oktober 2021 tersebut sudah siap 90 persen.

“Insyaallah sudah siap 90 persen, 18 cabor sudah siap berlaga di PON, calon pembawa sejarah baru. Kendalanya tinggal dukungan (anggaran) pemerintah yang belum cair. Itu yang kita butuh,” ungkap Nizar, Rabu (8/9/2021_.

Saat ini, kata Nizar, seluruh cabang olahraga (Cabor) tengah mempersiapkan atletnya yang bakal jadi andalan Sulawesi Tengah di PON Papua. Pemusatan pelatihan daerah (Pelatda) tengah dilakukan.

Meskipun anggaran yang dibutuhkan untuk membawa atlet ke PON XX Papua belum didapatkan, namun proses pelatihan atlet dan persiapan tetap berjalan. Anggaran yang digunakan untuk persiapan saat ini merupakan anggaran sponsorship dari sejumlah perusahaan yang berada di Sulaweai Tengah.

“Anggaran sudah oke dari pak Cudi (Gubernur Sulawesi Tengah), tapi kita tetap jalan dengan menggunakan sponsorship,” katanya.

Gelaran PON XX Papua sudah tidak sampai sebulan lagi bakal dihelat. Ia berharap anggaran yang dibutuhkan bisa segera terealisasi di September ini. Proses persetujuan di DPRD pun jadi pemakluman.

“Semoga anggaran dari pemerintah bisa ada solusinya. Karena saat ini kita masih menggunakan dana sponsorship. Terima kasih atas semangat bapak Gubernur Rusdi Mastura serta Wakil Gubernur Ma’mun Amir dan Ketua DPRD ibu Nilam Sari Lawira, serta seluruh anggota Komisi IV DPRD sebagai mitra, atas dukungannya,” kata dia.

Terkait target prestasi, Nizar yang belum genap dua bulan menjabat Ketua KONI itu berharap ada perbaikan capaian prestasi Sulawesi Tengah di PON kali ini.

Jika capian terbaik Sulawesi Tengah hanya mampu memperoleh dua medali emas pada PON Jawa Timur, ia berharap kali ini atlet Sulawesi Tengah bisa memberikan lebih.

“Mudah-mudahan lewat 18 cabor ini bisa terwujud sejarah baru. Kita berharap bisa di atas dua emas (PON) Jatim,” tandasnya.

“Beberapa faktor non teknis kami sudah ubah, mulai dari Puslatda-nya dan fashionnya. Karena ini untuk membawa nama daerah, kita maksimalkan.”

Selain itu, Nizar juga berpesan kepada seluruh atlet Sulawesi Tengah untuk selalu giat berlatih, meskipun belum diberi kesempatan untuk ikut bertandi di PON kali ini.

“Saran saya, tetap latihan. Kalau belum ke PON sekarang, jadikan itu motivasi, kita evaluasi diri masing-masing. Selain PON juga masih ada kejuaraan lainnya.”

Reporter: Tahmil Burhanuddin
Editor: Indra Yosvidar

Ayo tulis komentar cerdas