LAPORAN - Bupati Donggala Kasman Lassa menyampaikan laporan pertanggungjawaban APBD 2019 di hadapan paripurna DPRD Donggala, Senin (20/7/2020). (Foto: Metrosulawesi/ Tamsyir Ramli)

Donggala, Metrosulawesi.id – Sidang paripurna DPRD Donggala dengan agenda pembahasan empat buah ranperda Jumat (2/9) malam diwarnai aksi keluar dari ruangan oleh Bupati Kasman Lassa. Akibatnya, paripurna yang dipimpin tiga unsur pimpinan sempat terhenti.

“Paripurna Jumat malam kemarin itu empat ranperda yang dibahas. Pertama Ranperda PDAM Uwe Lino, penyertaan modal Bank Sulteng, ranperda Pendidikan, dan ranperda Sakaya Membangun, saya cuma insterupsi Bupati Kasman Lassa saat menyampaikan sambutannya. Saya izin interupsi pimpinan, saya langsung dipersilahkan oleh pimpinan rapat paripurna,” kata Nurjanah yang dihubungi kemarin.

Kata Nurjanah, dia menginterupsi karena tahu sambutan bupati itu masih rangkaian paripurna dan interupsi itu hal yang biasa dalam paripurna.

“Lagi pula keputusan yang diambil dalam paripurna itu hanya 2 perda yang disahkan. Pertama ranperda PDAM Uwe Lino dan ranperda Penyertaan Modal kepada Bank Sulteng,” sebutnya.

Politisi PAN ini kemudian menceritakan lagi kronologis. Paripurna memberikan kesempatan kepada Bupati Kasman Lassa memberikan sambutan terhadap 2 ranperda yang disetujui DPRD.

Tetapi kata politisi asal Labuan ini dalam sambutan di paripurna itu bupati Kasman Lassa hanya menggambarkan, memberikan pendapat sambutan terhadap ranperda Sakaya Membangun yang masih ditunda pembahasannya karena ketidakhadiran 2 fraksi.

“Jadwal paripurna yang tadinya pukul 14 siang tetapi paripurna dimulai jam 5 sore hingga malam, pak bupati dipersilahkan sampaikan sambutan, tapi yang disampaikan perda Sakaya membangun, makanya saya interupsi, tapi malah marah karena dipotong bicaranya, lho ini forum paripurna. Ini bukan RDP atau hearing ini paripurna pengambilan keputusan. Itu saja alasan atau pemikiran saya, kenapa saya minta bicara saya pikir ini sah-sah saja kenapa pak bupati marah?,” jelasnya.

Berdasarkan rekaman audio yang diperoleh Metrosulawesi, Bupati Kasman Lassa memerintahkan seluruh OPD-nya meninggalkan ruangan sidang paripurna.

Reporter: Tamsyir Ramli
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas