TES PCR - Seorang petugas yang menerima pendaftaran Tes PCR, di Laboratorium, Rumah Sakit Tk.III Dr.Sindhu Trisno, Palu. (Foto: Metrosulawesi/ Djunaedi)

Palu, Metrosulawesi.id – Rumah Sakit Tk.III Dr.Sindhu Trisno, Palu, tetap melakukan pelayanan Tes Polymerase Chain Reaction (PCR) bagi pelaku perjalanan umtuk warga masyarakat umum dan dinas militer.

Kepala RS Sindhu Trisno Palu, Letkol CKM dr.Teguh Ismanto Sp.An, kepada sejumlah wartawan, Senin, 6 Agustus 2021, menjelaskan Tes PCR dengan tarif sebesar Rp.525 ribu per orang itu diterapkan setelah pihak rumah sakit menerima Surat Edaran Gubernur Sulawesi Tengah Nomor 440/782.1/Dinkes, tanggal 24 Agustus 2021, pada tanggal 31 Agustus 2021.

“Kami menerima Surat Edaran Gubernur Sulteng itu pada tanggal 31 Agustus, dan langsung kami terapkan untuk harga Tes PCR pada tanggal 1 September 2021,” jelasnya.

Teguh juga mengatakan, untuk tarif Tes PCR itu berlaku bagi setiap orang yang akan melalukan perjalanan dinas dan perjalanan dinas militer, sedangkan untuk pasien yang dirawat tidak dikenakan biaya.

“Untuk pasien tidak dikenakan biaya,” uajranya.

Letkol CKM Dr Teguh, mengungkapkan sebelum adanya Surat Edaran Gubernur Sulawesi Tengah terkait dengan tarif tes PCR, pihaknya mematok tarif sebesar Rp.1,1 Juta per orang, dimana alat PCR itu diadakan sendiri oleh pihak Rumah Sakit Sindhu Trisno melalui pihak distributor di Jakarta.

“Sudah ratusan juta rupiah digunakan untuk pengadaan alat PCR selama masa pandemi ini,” ujarnya.

Untuk saat ini lanjutnya, pihaknya melayani masyarakat yang akan melakukan tes PCR dengan pelayanan setiap hari dengan kuota sebanyak 70 sampai 80 orang, dan pelayanan dilakukan hingga pukul 14.00 wita.

“Sehingga bagi yang ingin melakukan PCR dapat mendaftar untuk mendapatkan kuota. Untuk hasilnya keluar paling lambat 24 jam,” tambahnya.

Terkait dengan pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Rumah Sakit Tk.III Dr.Sindhu Trisno, Kota Palu untuk saat ini sudah menurun.

“Ketersediaan BOR sebelumnya hingga 80 persen, sekarang tersisa 20 persen saja tempat tidur yang digunakan,” tutupnya.

Reporter: Djunaedi
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas