BISA DILALUI - Rombongan Wabup Sigi, Samuel Y Pongi, saat meninjau tanah longsor di jalan poros antara Desa Balane, Kecamatan Kinovaro dengan Desa Wayu, Kecamatan Marawola Barat. (Foto: Istimewa)

Sigi, Metrosulawesi.id – Material longsor yang sempat menutup jalan poros antara Desa Balane, Kecamatan Kinovaro, dengan Desa Wayu, Kecamatan Marawola Barat pada Jumat, 3 September 2021, sudah bisa diatasi.

Pada Sabtu, 4 September 2021, jalur yang sempat tertutup longsor sudah bersih dan bisa dilalui kendaraan.

Begitu dikatakan Wakil Bupati (Wabup) Sigi, Samuel Y Pongi, saat meninjau tanah longsor di jalan poros antara Desa Balane, Kecamatan Kinovaro dengan Desa Wayu, Kecamatan Marawola Barat, Sabtu, 4 September 2021.

Kendati demikian, menurut Wabup, masyarakat dan pengguna jalan raya harus tetap berhati-hati dan waspada saat melintas jalur tersebut dalam kondisi cuaca hujan.

“Awalnya jalan tersebut hanya bisa dilewati sepeda motor, namun setelah koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan (DPUP) Sigi, kemudian datang alat berat dan membersihkan longsoran tanah yang menutupi jalan, sehingga jalan tersebut sudah bisa dilewati,” jelasnya.

Lanjutnya, jalan poros yang longsor bukan hanya menghubungkan antara Desa Balane, Kecamatan Kinovaro dengan Desa Wayu, Kecamatan Marawola Barat, akan tetapi jalan tersebut juga menghubungkan ke Kecamatan Pinembani, Kabupaten Donggala.

Diimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dan waspada saat melintas di lokasi tersebut, berhubung curah hujan di wilayah itu masih tinggi, sehingga sewaktu-waktu longsor bisa terjadi.

“Pemerintah akan selalu hadir dalam melakukan penanganan bencana alam seperti bencana banjir dan longsor, serta bencana non alam seperti pandemi Covid-19,” tuturnya.

Reporter: Ariston Aporema Sorisi
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas