JEMBATAN - Pekerjaan jembatan Desa Tinigi memasuki tahap pemasangan pembesian sebagai lantai alas lintasan jembatan. (Foto: Metrosulawesi/ Aco Amir)

Tolitoli, Metrosulawesi.id – Pengerjaan jembatan rangka baja senilai Rp.14,9 miliar berlokasi di wilayah Kecamatan Galang tepatnya di Desa Tinigi hingga kini terus dikebut penyelesaiannya oleh kontraktor. Jembatan ini adalah akses jalan utama yang menghubungkan dengan beberapa desa lain.

Pantauan Metrosulawesi di lokasi, saat ini pengerjaan jembatan rangka baja Desa Tinigi itu sudah memasuki tahap pemasangan besi sebagai alas lintasan jembatan sepanjang 80 meter

“Sebelum jembatan itu dikerjakan,kami sering menyeberangi kuala kurang lebih setahun dengan menumpang naik rakit saat mengantar anak sekolah atau membawa hasil panen dari kebun,” ungkap Supriyadi (35), warga Desa Lakatan.

Dia menambahkan pada tahun 2017 silam pernah ada jembatan rangka baja seperti jembatan yang dikerja saat ini. Namun waktu itu terjadi bencana alam berupa banjir besar dan menghanyutkan jembatan lama, hingga tak ada lagi warga yang bisa lalulang beraktifitas melintas di atas jembatan dan tentunya hal itu berdampak lambatnya perputaran roda perekonomian warga Desa karena jembatan yang setiap harinya dilewati telah hanyut tergerus oleh banjir bandang.

Sementara itu Hi.Muslimin anggota DPRD Kabupaten Tolitoli kepada media ini Sabtu (4/9/2021) mengatakan beberapa tahun lalu pasca banjir bandang yang menerjang jembatan,dia bersama Gubernur dan ditemani beberapa orang dari Dinas PUPRĀ  kala ituĀ  sempat meninjau lokasi bencana. Dalam kesempatan itu selaku anggota DPRD Kabupaten Tolitoli Hi.Muslimin mewakili warga sekaligus meneruskan aspirasi warga desa yang terdampak bencana kepada Pemerintah Provinsi dan Pusat untuk dibangunkan kembali jembatan baru sehingga warga dapat beraktifitas kembali dengan nyaman melintas di atas jembatan seperti sediakala, ungkapnya.

Reporter: Aco Amir
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas