Yudiawati Vidiana. (Foto: Metrosulawesi/ Moh Fadel)

Palu, Metrosulawesi.id – Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tengah, Yudiawati Vidiana mengharapkan para guru memberikan edukasi kepada siswanya agar mau mengikuti vaksinasi Covid-19.

“Kita tidak boleh mengandalkan tenaga kesehatan, kalau di sekolah tentunya guru yang diandalkan. Jadi di sekolah itu peran guru menjadi sangat besar dalam menyampaikan suatu edukasi bahwa pentingnya itu divaksin,” kata Yudiawati, di ruang kerjanya, Senin, 6 September 2021.

Menurut Yudiawati, salah satu cara untuk mencegah penyebaran dan penularan virus Covid-19 itu dengan vaksinasi.

“Kami berharap kalau anak didik yang edukasi guru, begitupun para ulama tentunya tokoh agama. Jadi kita tidak boleh semuanya ke tenaga kesehatan, sebab mereka ini sangat terbatas. Kemudian tenaga kesehatan itu, jika sudah dilevel guru tidak mungkin terlalu dipercaya, tetapi kalau guru yang mengatakan pasti dapat menyakinkan para siswa,” jelasnya.

Olehnya itu kata Yudiawati, guru diharapkan mengedukasi muridnya atau orang tua peserta didik tersebut.

Sebelumnya, sebanyak 250 siswa-siswi SMA dan SMK di Kota Palu, mengikuti vaksinasi Covid-19 di Pogombo Kantor Gubernur.

Yudiawati mengungkapkan, pelaksanaan vaksinasi itu berdasarkan surat edaran dari Plt Sekretaris Daerah, terkait dengan adanya kunjungan Panglima TNI dan Kapolri, dimana salah satu fokus kunjungan itu tentang vaksinasi di Sulteng khusus untuk siswa usia 12-17 tahun.

“Olehnya itu kami telah tindaklanjut ke Kepala Cabang Dinas Wilayah 1 Kota Palu, agar mengundang beberapa sekolah untuk mengikuti vaksinasi di Pogombo Kantor Gubernur,” kata Yudiawati.

Menurut Yudiawati, siswa yang mengikuti vaksinasi di Pogombo Kantor Gubernur, dari SMKN 1, SMKN 2, SMKN 3 dan SMKN 7, sementara vaksinasi yang diadakan di Kodim 1306 Tadulako diikuti oleh siswa dari SMAN 1, SMAN 2, SMAN 3.

“Vaksinasi ini disiapkan dari TNI dan Porli bukan dari Dinas Kesehatan, alhamdulillah dalam pelaksanaan vaksinasi berjalan lancar, mulai dari skirining, observasi, tidak ada kendala yang dialami dan para siswa juga tidak menyampaikan keluhan-keluhan,” ungkapnya.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas