FOTO BERSAMA - Kepala SMKN 2 Palu, Kasman, didampingi Guru Pembimbing dari Ahmad, Ellysa Emanuela Baculu, dan Ahmad Ardiman (ditengah) saat foto bersama, di ruang kerja kepala sekolah, Senin, 6 September 2021. (Foto: Metrosulawesi/ Moh Fadel)

Palu, Metrosulawesi.id – Ahmad Ardiman, siswa SMK Negeri 2 Palu berhasil meraih medali perak pada ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) jenjang SMK tingkat nasional pada bidang Film Pendek Fiksi.

Ahmad, yang menjadi Sutradara pada film pendek itu menyampaikan, prestasi yang diraihnya merupakan kerjasama yang baik bersama para kru, yang merupakan sejumlah siswa dan didukung oleh para guru SMKN 2 Palu.

“Dalam ajang tersebut saya mengambil cerita film yang berjudul RIA, kisah seorang anak usia 10 tahun memiliki kedekatan lebih sama ayahnya di bandingkan ibunya. Dikarenakan ibunya orang kantoran yang super sibuk dan ayahnya seorang pengangguran yang sangat menyukai musik, hal itu membuat ayahnya punya lebih banyak waktu sama ria,” jelas Ahmad, kepada Metro Sulawesi, Senin, 6 September 2021.

Menurut Ahmad, kisah yang diambilnya cukup menyentuh jiwa sosial para penonton film pendek tersebut. Bahkan pihaknya juga menggandeng kearifan lokal di Kota Palu yakni Lalove.

“Ria seketika mengetahui ayahnya telah meninggal, dirinya begitu terpukul dan kesepian. Selang beberapa saat Ria mendengar suara lalove yang memainkan lagu yang sama dengan lagu favorit Ria dan ayahnya. Spontan Ria berbalik ke arah lobe. Ria merasakan kebahagiaan bersama ayahnya yang telah lama hilang, kini kembali nyata. Ria mencoba memadukan gitarnya dengan lalove lobe,” kata Ahmad.

Kata Ahmad, dalam film itu dirinya juga mengangkat tentang perpedaan agama, ras, dan status sosial.

Sementara itu, Kepala SMKN 2 Palu Kasman mengaku sangat bangga atas prestasi yang diraih oleh siswanya, karena dapat meraih medali perak di FLS2N tingkat nasional dalam film pendek fiksi.

“Selama kami mengikuti FLS2N maupun lomba seni, alhamdulillah baru ini kami mendapat medali perak di tingkat nasional. Tentunya ini semua berkat kerjasama dan kerja keras para siswa dalam mengikuti lomba tersebut,” katanya.

Selain itu juga kata Kasman, hal ini juga berkat peralatan praktik di SMKN 2 Palu, khusus untuk Perfilman cukup memenuhi syarat.

“Walaupun di masa pandemi kami tentunya terus suport, dan prestasi itu saya berharap menjadi motivasi dan inspirasi bagi siswa lainnya agar tetap berkarya dan menampil prestasi terbaik,” ungkapnya.

Guru Pembimbing dari Ahmad, Ellysa Emanuela Baculu mengharapkan, prestasi itu tidak terhenti sampai di ajang ini, namun bisa berkelanjutan. Ahmad saat ini telah duduk di bangku kelas XII, tentunya tidak lama lagi lulus.

“Maka saya berharap ada generasi penerusnya, sehingga ke depannya bukan hanya medali perak yang dapat diraih, melainkan target kita bisa medali emas,” pungkasnya.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas