DIGITALISASI - Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palu, Wahidah menunjukkan aplikasi Mobile JKN di ponsel pintar, Kamis 2 September 2021. (Foto: Metrosulawesi/ Syamsu Rizal)
  • Adaptasi di Tengah Pandemi Covid-19

Teknologi digital dihadirkan untuk memudahkan peserta JKN-KIS, sekaligus ikhtiar mencegah penularan Covid-19. Di era pandemi Covid ini, penggunaan aplikasi ini meningkat.

KANTOR BPJS Kesehatan Cabang Palu Jalan Mohammad Yamin tampak sepi, Kamis 2 September 2021. Hanya 10 orang yang antre di pintu masuk, berdiri di atas garis merah di lantai sebagai tanda jaga jarak. Tampak petugas bertanya soal layanan yang dibutuhkan sebelum diizinkan masuk ke ruang pelayanan.

Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Palu, Wahidah mengungkapkan layanan tatap muka di kantor BPJS Kesehatan Cabang Palu memang dibatasi mengingat masih pandemi Covid-19. Hanya kelompok dari jenis kepesertaan tertentu saja yang dilayani di kantor BPJS Kesehatan.

“Peserta JKN KIS yang datang ke kantor semakin berkurang. Kalau dulu 200-an, sekarang 100-an. Turun 50 persen,” kata Wahidah ditemui di kantornya, Kamis 2 September 2021.

Sebaliknya, kata dia peserta JKN-KIS yang menggunakan layanan digital semakin meningkat sepanjang tahun ini.

“Terjadi tren peningkatan pemanfaatan fitur-fitur di Mobile JKN dari Januari sampai dengan Juli 2021,” ungkap Wahidah.

Dia mengatakan, sampai dengan Juli, sebanyak 80 ribuan pemanfaatan fitur-fitur yang tersedia di aplikasi Mobile JKN.

“Melalui Mobile JKN, ada yang ubah alamat, ganti data fasilitas kesehatan, ubah kelas, dan ada juga pendaftaran baru,” kata Wahidah.

Hal ini, kata dia sejalan dengan upaya BPJS Kesehatan mengurangi layanan tatap muka di kantor, sekaligus mendorong digitalisasi di masa pandemi Covid-19. Meskipun terjadi peningkatan tren pengguna Mobile JKN yang menggembirakan, namun menurut Wahidah persentasenya masih rendah dibandingkan jumlah peserta di cabang Palu. Peserta JKN KIS di wilayah kantor cabang Palu yang mengunduh aplikasi Mobile JKN masih sangat kurang.

Padahal, teknologi yang disediakan ini bisa diunduh dengan mudah oleh pengguna smartphone melalui Google Play Store dan Apple App Store. Aplikasi ini juga user friendly karena tampilannya yang sederhana.

“Kami harap di tengah pandemi Covid-19 ini, peserta beralih ke digital,” katanya.

Selain aplikasi Mobile JKN, peserta juga bisa memanfaatkan bentuk layanan non tatap muka lainnya seperti Pandawa atau Pelayanan Administrasi Melalui Whatsapp dengan melakukan chat di nomor 085251322688 sesuai jam layanan. Nomor ini khusus untuk wilayah kantor cabang Palu yakni Sigi, Donggala, Parigi Moutong, Poso, Buol, Tolitoli dan Kota Palu.

Komitmen Layanan Online

Sementara itu, BPJS Kesehatan Cabang Palu telah membangun komitmen dengan fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) agar menerapkan layanan non tatap muka di tengah pandemi Covid-19.

“Ada komitmen awal tahun kepatuhan fasilitas kesehatan tingkat pertama yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, salah satunya adalah menerapkan layanan tatap muka kepada peserta,” kata Wahidah.

Layanan non tatap muka yang dimaksudkan adalah konsultasi kesehatan secara online, baik melalui Mobile JKN, maupun WhatsApp (WA) atau sambungan telepon.

“Semua FKPT yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan sudah jalan menerapkan layanan konsultasi secara online,” katanya.

Selain konsultasi online, BPJS Kesehatan Cabang Palu juga membangun komitmen dengan FKTP agar menyiapkan antrean online. Saat ini antrean online khusus di Kota Palu yang tersedia sarana dan prasarannya ada di Puskesmas Kawatuna.

“Puskesmas lain juga tersedia tapi karena kendala musibah jadi beberapa alat perangkatnya rusak dan mereka belum anggarkan alat yang baru. Ada juga tempat pengambilan nomor antrean baru diperbaiki lagi,” kata Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Primer BPJS Kesehatan Cabang Palu, Zakia Darlan.

Oleh karena itu, dia mendorong peserta JKN-KIS memanfaatkan antrean online yang tersedia di Mobile JKN. Sayangnya, belum semua peserta JKN-KIS mengunduh aplikasi tersebut.

“Kalau perangkat tidak ada di FKTP, pasien bisa ambil (antrean) melalui aplikasi Mobile JKN,” katanya.

Reporter: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas