Salah satu mekanik Yamaha sedang melakukan perbaikan unit. (Foto: Istimewa)

Palu, Metrosulawesi.id – Di era yang serba digital ini membuat masyarakat semakin pintar dan kritis dalam memilih suatu produk, salah satunya sepeda motor. Motor skuter matik Yamaha (skutik) dengan mesin 125 cc kerap menjadi pilihan ideal masyarakat Indonesia, baik sebagai pengguna motor pertama kali maupun motor tambahan untuk rutinitas sehari-hari.

Riyadi selaku Manager After Sales CS Division PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing menjelaskan, pasalnya selain karena harganya terjangkau dan ditambah biaya operasional yang wajib dikeluarkan menjadi pertimbangan konsumen sebelum membeli sepeda motor.

“Masyarakat Indonesia yang semakin kritis dalam memilih sepeda motor, membuat motor skutik 125cc semakin diminati. Maka dari itu, Yamaha menyediakan rangkaian skuter matik (skutik) yang terhimpun dalam keluarga Generasi 125, seperti Yamaha GEAR 125, FreeGo, Fino Series, X-Ride, dan Mio Series,” ungkapnya, Kamis (2/9/2021).

“Selain memiliki banyak fitur canggih dan praktis dengan harga beli yang terjangkau, motor 125 cc Yamaha juga memiliki biaya operasional yang cukup ramah di kantong. Maka tidak heran, pasar skutik 125 cc semakin gencar dicari serta digunakan masyarakat Indonesia,” tambahnya.

Menurutnya, perhitungan besar biaya operasional yang dikeluarkan konsumen meliputi biaya servis dan sparepart serta biaya konsumsi bahan bakar motor (BBM). Selain itu, mengacu pada biaya servis di Yamaha Flagship Shop (FSS) pengguna skutik Yamaha 125 cc hanya perlu mengeluarkan biaya wajib sebesar Rp290 ribuan saja selama setahun pemakaian.

“Biaya tersebut sudah termasuk biaya spare part dan servis ringan dengan menggunakan Yamaha Diagnostic Tools (YDT) serta Yamalube FI Cleaner. Untuk biaya perawatan motor Yamaha 125 cc cukup terjangkau, Yamaha memberikan fasilitas Kartu Servis Gratis (KSG) untuk 4 kali servis di tahun pertama,” katanya.

Disamping itu, Yamaha juga memberikan 1 kali gratis penggantian oli mesin. Setelahnya oli harus diganti setiap 3000 km, dikenakan biaya sebesar Rp47.500. Pada tahun pertama terlihat ada estimasi penggantian busi biasanya per 6000 km sebesar Rp 14.500.

“Penggantian oli transmisi maksimal 12000 km sebesar Rp 13.000. Agar performa semakin mantap, perlu dilakukan perawatan CVT per 12000 km dengan biaya sebesar Rp 35.000 dan perawatan Injeksi 12000 km harga Rp.75.000, ” ungkap Hasan Ardiansyah selaku Service Advisor Yamaha Flagship Shop Jakarta.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas