Ambotuwo. (Foto: Metrosulawesi/ Moh Fadel)
  • PPKM Kota Palu Masih Level 4

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Ambotuwo, mengungkapkan, sejumlah SMP di Kota Palu pada dasarnya telah siap melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas, sebab sarana prasarana mencegah terjadinya penularan Covid-19 sudah jauh hari disiapkan oleh sejumlah sekolah.

Namun kata Ambotuwo, semua itu tergantung lagi dari keputusan Wali Kota Palu kapan bakal dimulainya PTM terbatas itu, bahkan saat ini Kota Palu masih berstatus PPKM level 4.

“Saya barusan berkomunikasi dengan Ketua Satgas Surveilans bahwa rencananya sejumlah siswa di Kota Palu mulai dari usia 12 tahun atau siswa kelas enam SD hingga kelas satu, dua, dan tiga SMP akan divaksin dulu. Tetapi terkait vaksinasi untuk usia anak-anak ini masih akan di rapatkan lagi,” kata Ambotuwo, saat dihubungi Metro Sulawesi, Selasa, 31 Agustus 2021.

Ambotuwo mengatakan, jika memang vaksinasi untuk anak-anak ini akan dilaksanakan, maka pihaknya telah menyiapkan data, misalnya untuk jenjang SMP jumlah siswanya kurang lebih 15 ribu.

“Namun vaksinasi ini sesuai pernyataan Mendikbud RI bukanlah syarat untuk dibukanya PTM terbatas, yang menjadi ketentuannya adalah daerah itu sudah menurun angka kasus Covid-19, dan status PPKM dari level 4 sudah menurun menjadi level ke tiga, dua, dan satu,” jelasnya.

Olehnya, kata Ambotuwo, semoga kota Palu bisa berubah statusnya dari level 4 menjadi ke 3, kemudian para siswa sudah divaksin, maka dapat dipastikan PTM terbatas akan dimulai.

“Pelaksanaan PTM terbatas itu telah kami sosialisasikan kepada seluruh SD dan SMP di Palu seperti apa mekanismenya. Bahkan formatnya kami telah membuatnya sesuai SOP berbasis protokol kesehatan,” ujarnya.

Ambotuwo mengatakan, sistem pembatasan siswa telah diatur mulai dari waktu siswa itu datang ke sekolah, jumlah siswa masuk hanya 50 persen saja, serta pembatasan lainnya telah dijelaskan kepada semua sekolah.

“Saya kira semua sekolah di Palu telah mengerti, bahkan bisa saja akan dilakukan simulasi lagi terkait PTM terbatas ini, dalam rangka memastikan kesiapan sekolah kembali,” ungkapnya.

Yang jelas kata Ambotuwo, belum ada laporan pimpinan dalam hal ini Wali Kota Palu terkait PTM terbatas. Hanya saja pihaknya menyarankan jika bisa siswa divaksin terlebih dahulu, baru kemudian sekolah dibuka, agar pelaksanaannya berjalan sesuai harapan bersama.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas