PENUTUPAN - Bupati Morut Delis Julkarson Hehi dan sejumlah pejabat lainnya yang mengikuti acara penutupan tersebut secara daring dari Ruang Pola Kantor Bupati Morut di Kolonodale. (Foto: Istimewa)
  • STQH ke-26 Tingkat Provinsi

Morut, Metrosulawesi.id – Kafilah Kabupaten Morowali Utara (Morut) tampil sebagai juara umum pada ajang Seleksi Tilawatil Quran dan Hadist (STQH) ke-26 tingkat Provinsi Sulawesi Tengah yang berlangsung di Banggai Laut, 27 s/d 30 Agustus 2021.

Selanjutnya, juara dua Kota Palu, juara tiga Banggai Laut, juara empat Sigi, juara lima Morowali , juara enam Donggala, juara tujuh Tojo Una-una, Toli-toli dan Banggai Kepulauan, juara delapan Banggai, juara sembilan Poso dan Parimo, serta juara sepuluh Buol.

Piala bergilir juara umum diserahkan oleh Wakil Gubernur Sulteng H. Makmun Amir pada penutupan STQH di Banggai Laut, Senin malam.

Bupati Morut Delis Julkarson Hehi dan sejumlah pejabat lainnya yang mengikuti acara penutupan tersebut secara daring dari Ruang Pola Kantor Bupati Morut di Kolonodale, langsung bertepuk tangan setelah dewan hakim menyatakan kafilah Kabupaten Morut sebagai juara umum.

Selain bupati, hadir pula Febriyanthi Hongkiriwang, Wabup H. Djira bersama ibu, Sekda H. Musda Guntur, dan para kafilah dan official. Para kafilah yang mengikuti berbagai cabang yang diperlombakan berjumlah 17 orang. Mereka mengikuti lomba secara daring.

Dalam sambutannya, Bupati Delis menyatakan sangat bangga atas prestasi yang dicapai utusan Morut. dalam ajang STQH tersebut.

“Ini prestasi sangat membanggakan bagi kita semua. Terima kasih karena telah memberi prestasi yang terbaik bagi daerah ini,” ujarnya.

Sebagai ungkapan terima kasih atas prestasi tersebut, Bupati Delis memberikan beasiswa kepada para qori dan qoriah anggota kafilah Morut.

“Tadinya sempat terpikirkan untuk memberi hadiah umroh, namun karena situasi pandemi Covid-19 yang belum mereda, maka lebih baik diberikan beasiswa,” jelasnya lagi.

Sementara itu, Kabag Kesra Pemda Morut Bahardin Sakaria, S.Ag, mengemukakan keberhasilan kafilah Morut meraih juara umum tidak terlepas dari support bupati.

Support tersebut bukan saja dari bantuan dan kebijakan anggaran, namun perhatian dan arahan yang diberikan sangat memotivasi semua tim, baik qori dan qoriah, official dan tenaga pendamping lainnya yang membantu semua perlengkapan yang dibutuhkan.

“Mohon maaf, saya harus katakan. Pak bupati, walaupun non-muslim, sangat besar perhatiannya terhadap kafilah yang mengikuti STQH. Beliau itu rohaniawan nasionalis,” jelasnya.

Seusai acara, Bupati Morut menyerahkan hadiah jam tangan kepada 17 qori dan qoriah. Selain itu, salah seorang yang meraih juara satu pada salah satu cabang mendapatkan hadiah sepeda motor dari Bank Sulteng. Peserta terbaik STQH ini akan mewakili Provinsi Sulteng pada STQH Tingkat Nasional yang akan dilaksanakan di Provinsi Maluku Utara.

Bonus Uang di Tolitoli

BERI BONUS – Bupati Tolitoli Amran Hi.Yahya saat memberikan bonus kepada kafilah peserta STQH. (Foto: Istimewa)

Sementara itu, dari Tolitoli dilaporkan, Bupati Tolitoli Amran Hi. Yahya memberikan bonus berupa sejumlah uang kepada seluruh kafilah Kabupaten Tolitoli baik yang meraih juara maupun yang yang tidak juara.

Bonus diberikan seusai Bupati bersama perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, para Asisten dan para Staf Ahli Bupati mengikuti seremoni penutupan STQH secara virtual di Suwot Pollimpungan (Aula) Kantor Bupati Tolitoli. 

Kafilah Kabupaten Tolitoli berhasil meraih beberapa predikat juara di sejumlah cabang yang dilombakan di antaranya juara 1 Hifzil 1 jus atas nama Fahmil, juara 2  cabang Hadist 500 sanad atas nama Sitti  Nurhidayati, juara 3 pada cabang Hadist 100 sanad atas nama Nurul Mutia, juara harapan 2 pada cabang tilawah kanak-kanak atas nama Fatir Arrahim, juara harapan 2 pada cabang  Tahfidz 10 juz atas nama Moh Fajri dan juara harapan 3  pada cabang Hafalan 10 juz atas nama Aliyah Khuzaima. Dengan Kepada seluruh peserta, Bupati berpesan agar terus berlatih mengasah kemampuan untuk mempersiapkan diri pada event-event berikutnya.

Reporter: Alekson Waeo – Aco Amir
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas