Regional CEO Kanwil BRI Manado, John Sarjono usai ditemui Metrosulawesi belum lama ini. (Foto: Metrosulawesi/ Fikri Alihana)

Palu, Metrosulawesi.id – Untuk membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menargetkan total penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) di Sulawesi Tengah pada 2021 ini kurang lebih mencapai Rp2,1 triliun.

“Sesuai data yang sudah tersalurkan kepada 48 ribu debitur penerima ada sekitar Rp1,4 triliun. Di mana laporan itu terhitung mulai Januari hingga Agustus 2021,” ungkap Regional CEO Kanwil BRI Manado, John Sarjono usai ditemui Metrosulawesi belum lama ini.

Sedangkan, John Sarjono mengatakan untuk dana KUR yang tersisa saat ini senilai Rp900 miliar dan jumlah presentasi hampir sebesar 66%. Pihaknya juga optimis bahwa penyaluran harus selesai di 2021. Sebab, lanjut dia, hal tersebut merupakan amanah dari pemerintah.

“Selain sifatnya pinjaman modal, dana KUR termasuk juga melatih masyarakat untuk lebih tangguh dan mandiri dalam pengembangan usaha. Persyaratan sangat sederhana sekali, karena produk ini didesain khusus bagi pengusaha kecil dan menengah,” katanya.

Disebutkan, Sulawesi Tengah sangat mendominasi penyaluran kredit di sektor pertanian, perdagangan, perkebunan, dan perikanan. Di mana BRI saat ini merupakan salah satu perbankan yang memiliki jangkauan terluas hingga ke pelosok. Wajar saja, jika penyaluran melebih bank BUMN lainnya.

“Kalau untuk Kanwil Manado yang membawahi Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku Utara, dan Sulawesi Tengah jumlahnya ada 886 klaster usaha. Sementara khusus di Sulteng kami sudah bangun 394 klaster usaha atau kelompok yang bergerak dibidang pertanian,” sebutnya.

Ia menambahkan total anggota klaster yang terdata di Sulteng kurang lebih sekitar 5.717 orang. Menurutnya, program KUR ini merupakan upaya dalam mewujudkan usaha sebagian masyarakat menengah ke bawah untuk tetap bertahan di masa pandemi covid 19.

“Dengan segala tantangan dan rintangan yang ada, kami harus siap mendorong pertumbuhan ekonomi. Kalau nanti dananya kurang kita bisa minta tambahan plafon. Untuk penyaluran KUR tingkat nasional BRI mendapat amanah sebesar Rp170 triliun,” tambahnya.

Selain itu, BRI juga telah berhasil menyalurkan Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) sebanyak 156.423 rekening atau penerima manfaat dengan nominal sebesar Rp170 miliar di Sulawesi Tengah. Hal tersebut, kata dia, disinyalir untuk mengimbangi jumlah penyaluran sektor UMKM.

“Kemarin cukup tinggi pertumbuhan ekonomi Sulteng dibanding yang lain sebesar 15,39% di bulan Juni. Sedangkan Provinsi Gorontalo hanya 4,3%, Sulawesi Utara 8,49%, dan Maluku Utara 16,89%,” tuturnya.

Ada pula restrukrisasi yang diberikan kepada 2.323 debitur terdampak bencana alam 28 September 2018 lalu dengan total Rp456 miliar. Begitu juga hal yang sama untuk terdampak covid 19 di wilayah Sulteng kurang lebih sekitar 26.141 debitur dan nilainya hampir mencapai Rp1,3 triliun.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas