Dekan FKM Unismuh Palu, Nur Afni, S.KM., M.Kes. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Mahasiswa peserta magang dan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu ikut serta membantu para korban Covid-19 yang tengah menjalani isolasi mandiri (Isoman).

Tercatat sebanyak 93 orang mahasiswa semester VII FKM Unismuh Palu mengikuti program magang tersebar di beberapa tempat, di antaranya Puskesmas Talise, Puskesmas Mamboro, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Sulteng, dan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Sigi, serta sebagian lagi memilih magang di daerah masing-masing.

Dekan FKM Unismuh Palu, Nur Afni, S.KM., M.Kes mengungkapkan, para mahasiswa mengikuti program magang itu sejak 2 Agustus hingga 2 September 2021.

“Sebelum mereka turun mengikuti program magang, terlebih dahulu mengikuti pembekalan pada 31 Juli 2021 terkait gambaran kondisi lapangan. Melalui pembekalan itu, diharapkan nantinya mereka mampu beradaptasi saat berada di lapangan, karena selama ini mereka hanya mengenal teori yang diterima di dalam kampus, ” ujar Nur Afni, di Palu, belum lama ini.

Kata Nur Afni, program ini paling tidak bertujuan untuk membandingkan dunia kerja di lapangan dengan teori yang mereka terima di dalam kampus.

“Selama magang mereka membantu kegiatan-kegiatan yang ada di kantor maupun yang ada di Puskesmas. Seperti yang dilakukan di Puskesmas Talise turun melakukan 3T (Testing, Tracing, Treatment) ke masyarakat. Serta menyalurkan bantuan sembako, obat-obatan, dan vitamin ke masyarakat yang tengah menjalani Isolasi mandiri, Seperti yang dilakukan di daerah kawasan Perumahan Dosen, Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu,” jelasnya.

Hal yang sama kata Nur Afni, dilakukan oleh para mahasiswa FKM semester IV, turun melakukan PPL sebanyak 30 orang di Puskesmas Talise selama dua minggu, 11-25 Agustus 2021.

“Mereka ini juga turun melakukan pendataan, melakukan 3T (Testing, Tracing, Treatment) ke masyarakat. Serta menyalurkan bantuan sembako, obat-obatan, dan vitamin ke masyarakat yang tengah menjalani Isolasi Mandiri,” katanya.

Selain itu kata dia, mahasiswa PPL juga melakukan pembagian masker ke masyarakat yang ia temui di perumahan-perumahan, sekaligus mengedukasi 3M (Menjaga Jarak, Mencuci Tangan, Memakai Masker).

“Paling tidak kegiatan ini memberikan pengalaman mereka tentang pendataan dan mengelolah data, serta memahami kondisi di lapangan,” ungkapnya.

Yang jelas kata Nur Afni, sebelum para turun ke lapangan, baik itu peserta program magang maupun program PPL, terlebih dahulu mengantongi surat izin dari orang tua serta menjalani rapid test.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas