Hidayat Bungasawa SH MH. (Foto: Istimewa)

Poso, Metrosulawesi.id – Realisasi anggaran semester satu tahun anggaran 2021 yang barusan dilakukan rapat  evaluasi  antara Pimpinan OPD dan anggota DPRD Poso baru tercapai 55 persen.

Menurut Ketua Komisi I, Hidayat Bungasawa SH MH dengan capaian itu artinya OPD tetap bekerja meskipun dalam suasana Pandemi Covid 19. Namun, dia mengharapkan kepala daerah turun langsung melakukan peninjauan lapangan terkait program yang sudah berjalan serta tidak hanya menerima laporan “Asal Ibu Senang”.

Hidayat  meminta kepada pimpinan daerah untuk tidak segan turun ke lapangan mengecek langsung progres pembangunan yang dilaksanakan.

“Jangan sampai hanya mendengar laporan, ‘Asal Ibu Senang’, namun progres tidak tercapai. Selaku pimpinan  daerah wajib turun lapangan mengecek program yang mereka laksanakan,” kata Hidayat kepada wartawan Jumat 28 Agustus 2021 di gedung Siwagi Lemba DPRD Poso.

Rakor realisasi anggaran semester satu  ini jangan dijadikan sebagai rutinitas untuk mengisi kekosongan saja. Namun benar-benar untuk melakukan kajian-kajian dan evaluasi kinerja masing-masing perangkat daerah.

“Apa yang menjadi kendalanya bisa disampaikan disini, kita cari solusinya, rumuskan bersama agar segera selesai,” katanya.

Dirinya juga meminta kepada Sekda, untuk mengadakan rapat tiap kantor/dinas yang dinilai masih belum optimal kinerjanya. Bagi yang masih berada dibawah angka 30 persen capaiannya, harus dicermati dan dipacu lagi.

“Saya percaya dalam sisa waktu enam bulan ini, mampu dilaksanakan,” kata dia.

Masih diungkapkan Hidayat, pihak legislatif mendengar informasi, dimana dalam waktu dekat Bupati Poso dr Verna Inkiriwang akan melakukan pelantikan pejabat hasil pelaksanaan job fit yang sudah berlangsung bulan kemarin.

“Pelantikan pejabat termasuk siapa pejabat yang ditempatkan pada masing-masing OPD, semuanya adalah hak prerogatif kepala daerah dan pelantikan sudah sewajarnya dilakukan karena semenjak dilantik dari waktu sekarang, Ibu Bupati dr Verna Inkiriwang belum melakukan reshuffle, silahkan gunakan hak prerogatif dalam menentukan pejabat, namun tentu pejabat yang memiliki kinerja baik serta mampu bekerja, itulah pejabat yang harus diberikan jabatan sesuai disiplin ilmunya, namun bukan sebaliknya pejabat yang hanya beri laporan Asal Ibu Senang,” tuturnya.

Reporter: Saiful Sulayapi
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas