KONFERENSI PERS - Wakapolres Poso Kompol Basirun Syabutuh kepada wartawan saat gelar perkara , Kamis 26 Agustus 2021 didampingi Kasat Reskrim Iptu Dicky Armana Subakti. (Foto: Ist)

Poso, Metrosulawesi.id – Kepolisian Resor Poso menetapkan oknum mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Poso, inisial Z sebagai tersangka dalam kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur yang masih  berstatus pelajar.

Menurut Wakapolres Poso Kompol Basirun, pelaku kasus pencabulan dengan korban anak di bawah umur ini dijerat undang-undang perlindungan anak.

“Perkara ini terjadi pada Rabu 20 April 2021 lalu di Desa Kilo, Kecamatan Poso Pesisir Utara, tepatnya di pantai Tolombia,” kata Kompol Basirun  Syabutuh kepada wartawan saat gelar perkara , Kamis 26 Agustus 2021 didampingi Kasat Reskrim Iptu Dicky Armana Subakti.

Tersangka dijerat pasal 8 ayat 1 junto pasal 76d, undang-undang nomor 23 tahun 2015 tentang perubahan atas undang-undang nomor  23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

Korban inisial NS umur 17 tahun asal Kecamatan Poso Pesisir Utara. Sedangkan tersangka pria inisial Z umur 19 tahun asal dusun dua Pasau, Desa Tiwaa, Kecamatan Poso Pesisir Utara.

Kronologis kejadiannya, kata Iptu Dicky, saat itu korban mengikuti ujian sekolah secara online di rumah temannya bernama YN  bersama dua teman sekolahnya yang lain.

Saat mereka sedang ujian online, datang pria Z yang juga pacar korban memanggil dengan paksa korban agar keluar rumah untuk ikut bersama dirinya. Saat itu tersangka mengancam akan menyakiti korban bila tak mengikuti kemauannya.

Terang saja, korban yang takut akhirnya menuruti maunya tersangka yang membawanya ke tempat sunyi di pinggir pantai. Di situlah tersangka melakukan aksi mencabuli korban.

Ditambahkan Kasat Reskrim,  saat polisi menerima laporan korban, tersangka langsung  menyerahkan diri ke polisi. Penyelidikan kasus pencabulan ini segera masuk tahap II. Selain kasus pencabulan, Polres Poso juga menggelar perkara kasus pencurian yang terjadi di dua lokasi yang berbeda.

Reporter: Saiful Sulayapi
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas