FOTO BERSAMA - Kepala SMAN 1 Palu, Zulfikar Is Paudi, bersama Wakasek Kesiswaan Budiono, serta guru pembinanya saat foto bersama dengan Tisya, belum lama ini. (Foto: Ist)
  • SMAN 1 Palu

Palu, Metrosulawesi.id – Tisya Risky Diapati, siswa SMA Negeri 1 Palu yang saat ini masih duduk di kelas XI IPA berhasil meraih juara I pada lomba Tari Kreasi di ajang Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Provinsi.

Kepala SMAN 1 Palu, Zulfikar Is Paudi mengatakan, Tisya Risky Diapati yang merupakan anak dari Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kota Palu itu memang sangat berbakat di bidang Tari Kreasi. Hal tersebut dibuktikan dengan berbagai prestasi yang sebelumnya pernah diraih pada tingkat SMP.

“Ini merupakan kali pertamanya mengikuti FLS2N di tingkat SMA dan berhasil meraih juara 1. Dengan prestasi tersebut Tisya Risky Diapati akan kembali mempersiapkan diri untuk bisa mewakili Sulteng di tingkat nasional nantinya,” kata Zulfikar, di Palu, belum lama ini.

Zulfikar mengaku, sangat bangga karena di masa pandemi ini salah satu siswanya kembali berhasil meraih prestasi yang membanggakan buat sekolah.

“Kami sebagai pihak sekolah memang terus memberikan dukungan kepada seluruh siswa dalam meraih berbagai prestasi. Makanya kami juga terus mengaktifkan berbagai bimbingan para siswa untuk berbagai pengembangan bakat sesuai dengan kemampuan masing-masing,” ujarnya.

Kata dia, pengumuman hasil pemenang tersebut sudah disampaikan kepada seluruh peserta yang telah mengikuti ajang itu. Pengumuman disampaikan langsung oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi pada 24 Agustus 2021.

Sementara itu, Tisya Risky Diapati mengaku sangat bersyukur karena bisa meraih prestasi pada ajang sekelas FLS2N tingkat provinsi.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada guru SMAN 1 Palu yang telah memberikan banyak dukungan dan bimbingan pelatihan untuk bisa tampil pada ajang itu. Saat ini saya sedang fokus untuk bisa mengikuti berbagai pelatihan dan persiapan bersama guru pembina saya yang ada di sekolah,” katanya.

Menurutnya, dirinya masih terus fokus pelatihan olah tubuh, ekspresi, rasa, dan raut wajah. Sebab pelatihan tersebut harus terus dilaksanakan secara berulang-ulang agar nantinya bisa tampil lebih maksimal.

Tisya mengaku ke depannya akan melihat kembali proses penampilannya agar bisa disempurnakan. Sebab ini bukan di tingkat provinsi tetapi sudah masuk di tingkat nasional yang pesertanya merupakan para juara dari masing-masing daerah di Indonesia.

“Pada tingkat nasional nantinya kami akan kembali mengikuti seleksi. Jika masuk tiga besar kemungkinan akan diundang untuk bisa tampil langsung di tingkat nasional. Saya hanya bisa berupaya untuk bisa tampil maksimal di setiap lomba. Semoga nantinya bisa kembali berhasil meraih prestasi di tingkat nasional. Sebab saya juga sangat menginginkan untuk bisa tampil langsung di tingkat nasional,” ungkapnya.

Tisya mengatakan, akan terus fokus dalam persiapan agar bisa meraih prestasi di tingkat nasional.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas