Aktivitas transaksi secara tatap muka di Bank Mandiri Area Palu yang saat ini terlihat sudah mulai berkurang. Sebab penggunaaan melalui aplikasi digital banking terus diperkuat. (Foto: Metrosulawesi/ Fikri Alihana)

Palu, Metrosulawesi.id – PT Bank Mandiri (Persero) Area Palu menyebutkan bahwa saat ini pandemi covid 19 atau virus corona telah mengubah pola hidup masyarakat. Di mana dari yang menggunakan transaksi secara manual kini menuju ke era digitalisasi

Demikian hal tersebut disampaikan langsung oleh Area Transaction & Funding Manager PT Bank Mandiri Area Palu, I Made Suwastika usai ditemui Metrosulawesi di kantornya Jalan Samratulangi, Kecamatan Palu Timur, Kamis (26/8/2021).

Dirinya mengaku transaksi digital merupakan keinginan pihak perbankan sejak dulu. Sehingga, lanjut dia, adanya pandemi ini justru menjadi lebih mudah karena sebagian besar nasabah Bank Mandiri didorong untuk melakukan transaksi non tunai.

“Kalau dari dulu penerapan sistem seperti ini adalah cita-cita kami perbankan. Bagaimana cara peredaran uang tunai itu dipergunakan lebih sedikit dan semua orang diharapkan memilih untuk bertransaksi melalui sistem uang elektronik atau e-money,” tuturnya.

Dikatakan, pandemi covid 19 yang terjadi hampir dua tahun ini semakin mengubah pelayanan dan sistem perbankan. Demi alasan kesehatan beberapa bank mulai mengalihkan semua layanannya ke digital. Bak gayung bersambut, nasabah tampaknya lebih santai bila bertransaksi di luar kantor cabang.

“Layanan berbasis teknologi informasi seakan menjadi gaya hidup baru masyarakat dan menjadi tuntutan dasar demi memuaskan seluruh urusan para nasabah. Mungkin tidak pernah terpikirkan kegiatan transaksi perbankan dilakukan melalui media sekecil smartphone,” ujarnya.

Selain itu, dapat diproses dengan sangat mudah dan generasi milenial yang sudah akrab dengan teknologi akan menjadi nasabah potensial bank. Hal tersebut sudah terindikasi pula bahwa sejak tahun 2014 nasabah bankĀ  sudah tumbuh 2,5 kali lebih besar atau mencapai 32%.

“Dari keseluruhan populasi masyarakat sudah dapat mengakses layanan perbankan. Sekarang sesuai target Bank Mandiri secara nasional pengguna kurang lebih sekitar 70% telah bertransformasi ke segmen digital dan sisanya hampir 30% akan kita tingkatkan lagi,” ungkapnya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas