Rosida Thalib. (Foto: Metrosulawesi/ Moh. Fadel)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palu, Rosida Thalib mengungkapkan, selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Palu, stok blangko e-KTP masih aman.

“Stok blangko kami saat ini masih siap, walaupun kami jarang ke Jakarta. Sebab pada saat masih ada kelonggaran untuk bepergian ke luar kota di masa pandemi lalu, kami sudah amankan memang jumlah blangko, sehingga masih aman untuk mencetak e-KTP warga Kota Palu,” jelas Rosida, melalui ponselnya, belum lama ini.

Kata Rosida, pemberian blangko e-KTP dari pusat tidak menentu, karena dilihat dari permintaan atau kebutuhan daerah, kemudian melihat stok blangko pusat pada saat itu. Karena hampir seluruh provinsi atau kabupaten dan kota Indonesia memiliki jatah masing-masing.

“Kami tidak dapat menentukan berapa jumlah blangko yang diberikan oleh pusat. Terkadang mencapai ratusan blangko bahkan capai ribuan. Kalau di tahun lalu 500 blangko, sekarang ini kita diberikan sampai ribuan,” ujarnya.

Menurut Rosida, ketersedian blangko e-KTP ini juga tidak menentu. Jika permintaan dari masyarakat banyak, tentunya cepat habis juga. Namun untuk sekarang ini blangko masih aman.

“Jadi tidak ada alasan kepada masyarakat untuk tidak mengurus e-KTP, masyarakat tidak perlu kahwatir blangko tidak ada, semua layanan di Disdukcapil diberikan secara gratis,” pungkasnya.

Sebelumnya, Rosida mengatakan, pelayanan perekaman e-KTP di Disdukcapil Kota Palu, mengunakan syarat membawa bukti Rapid Antigen non reaktif (negatif). Hal itu dilakukan untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19, melalui kontak fisik dari masyarakat kepada petugas pelayanan serta dari alat perekaman tersebut.

“Masyarakat saat melakukan perekaman e-KTP itu menyetuh langsung alat elektronik, kemudian staf kami yang mengarahkan juga menyentuhnya, sehingga ini sangat rawan terkait penularan Covid-19, olehnya itulah diadakan rapid antigen,” katanya.

Selain itu, Rosida menegaskan, layanan rapid antigen juga disiapkan di Kantor Disdukcapil, dan itu diberikan secara gratis.

“Jadi kalau mau perekaman e-KTP rapid antigen dulu, sehingga kita sama-sama aman dari penularan Covid-19,” ujarnya.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas