KOORDINASI - Kepala Lapas Palu, Gamal Bardi, didampingi jajarannya saat koordinasi ke Dinsos Provinsi Sulteng, Selasa, 24 Agustus 2021. (Foto: Istimewa)

Palu, Metrosulawesi.id – Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Sulteng dan Balai Latihan Kerja (BLK) Palu digandeng untuk pembinaan narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Palu.

Kepala Lapas Palu, Gamal Bardi, telah melakukan koordinasi ke BLK Palu dan Dinsos Provinsi Sulteng pada Selasa, 24 Agustus 2021. Ia didampingi Kasubid Perawatan, A. Tenri Abeng, Petugas Medis, Imelda, dan Tenaga Suncang, Aditya.

Gamal menerangkan pembinaan yang akan dilakukan dengan pelatihan kerja, pemahaman dan penguatan diri bagi napi yang telah selesai melaksanakan rehabilitasi, juga narapidana umum.

“Pihak Balai Latihan Kerja memiliki instruktur pelatihan dan kerja yang dapat melatih para narapidana guna memberikan keahlian bagi narapidana di Lapas Palu,” terangnya.

“Untuk pihak Dinas Sosial Provinsi Suletng memiliki tenaga sosial yang dapat memberikan pemahaman dan penguatan diri sehingga ketika narapidana kembali kemasyarakat memiliki kepercayaan dirinya,” tambah Gamal.

Dia menambahkan pihaknya akan membuat perjanjian kerja sama dengan Dinsos dan BLK sehingga kegiatan pelatihan kerja, pemahaman dan penguatan diri bagi napi dapat dilaksanakan secara berkelanjutan secara rutin.

Diketahui, napi Lapas Palu dilatih tetap produktif meski di tengah pandemi Covid-19 yang masih melanda dunia. Pelatihan diberikan oleh Lapas Kelas IIA Palu bekerjasama dengan Fakultas Pertanian Universitas Tadulako (Faperta Untad), beberapa waktu lalu.

Pelatihan yang diberikan yaitu pembuatan instalasi tanaman hidroponik yang dibuka oleh Kepala Lapas Palu, Gamal Bardi, Kamis, 4 Februari 2021. Warbin yang mengikuti pelatihan sebanyak 12 orang.

Gamal mengatakan kerjasama pelatihan melibatkan Faperta Untad baru pertama dilakukan. Pelaksanaannya dengan mempedomani protokol kesehatan pencegahan virus corona (Covid-19).

“Pelatihan ini untuk kemandirian warbin yang akan menjadi bekal saat kembali ke tengah-tengah masyarakat,” ujarnya.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas