Danrem 132/Tadulako, Farid Makruf didampingi Kadis Kesehatan Sulteng I Komang Adi Sujendra memimpin rapat Penanganan Covid Terpadu di Makodim 1306/Donggala, Senin (23/8). (Foto: Admin Pimpinan)

Palu, Metrosulawesi.id – Danrem 132/Tadulako Brigjen TNI Farid Makruf, MA mengatakan perlunya upaya edukasi kepada masyarakat bahwa orang yang terpapar virus Covid-19 bukanlah aib.

Hal itu dikatakan Danrem saat memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Covid Terpadu di Markas Kodim 1306/Donggala, Senin (23/8). Rapat diikuti Kadis Kesehatan Sulteng I Komang Adi Sujendra, para Dandim se Sulawesi Tengah, Kepala Satpol PP, direktur RS, Pusdatina, dan Tim Koordinasi Penanganan Covid-19 Provinsi Sulawesi Tengah.

Perlu ada edukasi dan pemahaman bahwa terpapar covid bukan merupakan aib, tetapi suatu hal yang harus dihindari bersama dengan mematuhi protokol kesehatan,’’ kata Danrem.

Dia bagian lain Danrem menyoroti maraknya keluarga mengambil paksa jenazah Covid-19. Menurutnya, pihak rumah sakit harus melakukan upaya persuasif dan menyampaikan adanya risiko yang timbul dari tindakan keluarga.

Danrem juga menyampaikan bahwa TNI dan Polri mendukung penuh seluruh kebijakan Gubernur dan melaksanakan PPKM dengan menyeimbangkan dengan kegiatan ekonomi masyarakat. Khusus ketersediaan oksigen dia meminta menjadi perhatian serius agar ketersediaan oksigen di RS dapat terpenuhi sesuai kebutuhan.

Kadis Kesehatan Sulteng, I Komang Adi Sunjedra mengatakan, proses penanganan pasien covid saat ini sudah berjalan baik dan seluruh bantuan dukungan perawatan penanganan covid langsung dilakukan distribusi kepada pemerintah kabupaten dan kota.

Kadis menyampaikan bahwa penyebaran Vaksin di Sulawesi Tengah sudah mencapai 17 persen.

‘’Bulan depan kita sudah mendapatkan vaksin besar dan akan didistribusikan ke kabupaten dan kota untuk disuntikkan kepada masyarakat,’’ katanya.

Kadis Kesehatan juga menyampaikan bahwa kedepan untuk mempercepat penanganan covid pemerintah daerah akan mengadakan mobil vaksinasi dan tracing untuk mempercepat sebaran vaksin kepada masyarakat. (*)

Ayo tulis komentar cerdas