Firdaus Abd Karim. (Foto: Istimewa)

Palu, Metrosulawesi.id – Pemerintah Provinsi Sulteng memastikan kembali meniadakan program magang kerja luar negeri (MKLN) ke Jepang dalam tahun ini. Kepala Bidang Pembinaan Pelatihan Perluasan Penempatan dan Produktivitas Tenaga Kerja Disnakertrans Provinsi Sulteng, Firdaus Abd Karim, mengungkapkan hal ini dampak pandemi Covid-19.

“Pemagangan Jepang close, Jepang menutup akibat pandemi,” ungkapnya kepada Metrosulawesi, Senin 23 Agustus 2021.

Firdaus mengatakan program serupa ditiadakan untuk seluruh wilayah di Indonesia, bukan hanya di Sulteng. Pelaksanaannya untuk tahun depan akan melihat situasi pandemi virus corona (Covid-19).

Sebelumnya, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sulteng, Arnold Firdaus, mengungkapkan pihaknya belum menerima informasi untuk pelaksanaan program MKLN ke Jepang tahun 2021.

“Sampai saat ini belum ada sinyal dari pusat karena anggarannya menggunakan APBN,” ungkap Arnold, Kamis, 6 Mei.

Dia menjelaskan program MKLN belum bisa dilaksanakan dampak pandemi virus corona (Covid-19) yang melanda dunia. Namun demikian, Arnold berharap MKLN Jepang bisa dilaksanakan pada 2022 mendatang.

“Insyaallah, tahun depan bisa, mudah-mudahan ada, semoga pandemi ini cepat berakhir,” tandas Arnold.

Diketahui, Disnakertrans Provinsi Sulteng sempat kembali memprogramkan magang kerja ke luar negeri untuk 2021. Arnold menyebut program magang kerja ke luar negeri berkontribusi mengurangi angka pengangguran.

Terlebih kondisi sekarang ini banyak tenaga kerja yang dirumahkan dan di-PHK dampak pandemi covid-19. Salah satu negara tujuan utama program magang kerja luar negeri yaitu Negeri Sakura Jepang.

Adapun program MKLN pada 2020 terpaksa terhenti akibat pandemi corona yang melanda berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia, khususnya Sulawesi Tengah. Program MKLN sudah dimulai sejak beberapa tahun lalu yang bertujuan memberi pengalaman kepada peserta mengenai etos kerja bangsa Jepang yang dikenal dengan budaya disiplin.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas