ILUSTRASI - Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid. (Grafis: Metrosulawesi/ Mohammad Rahmad)
  • Wali Kota Palu Surati Camat dan Lurah se Kota Palu

Palu, Metrosulawesi.id – Wali Kota Palu H Hadianto Rasyid menyurati seluruh camat dan lurah se kota Palu. Isinya, masyarakat atau warga yang akan berurusan di kantor camat dan kelurahan harus negatif Covid-19.

Surat tertanggal 23 Agustus 2021 dengan nomor 443/1860/Adpem/2021 itu bersifat penting. Surat itu ditandatangani langsung Wali Kota Palu H Hadianto Rasyid, dan ditembuskan kepada gubernur, ketua DPRD Kota Palu dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Palu.

Surat itu sebagai tindaklanjut hasil rapat bersama Wali Kota Palu dengan dinas terkait tanggal 23 Agustus 2021 tentang Evaluasi PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Level 4.

Di surat itu Wali Kota menyampaikan kepada seluruh camat dan lurah se Kota Palu diminta untuk menyampaikan kepada seluruh warga yang akan berurusan di kantor kecamatan dan kelurahan, wajib melampirkan hasil rapid tes antigen negatif yang berlaku tiga hari.

Dalam surat itu juga wali kota menyampaikan bagi warga yang belum di-rapid tes antigen, dapat melakukan rapid tes antigen di Puskesmas terdekat secara gratis.

Sebelum mengeluarkan surat tersebut, Wali Kota memimpin rapat koordinasi bersama sejumlah OPD terlait guna mengevaluasi penerapan Lock Mikro Efektif (LME) untuk Zona Hijau di kelurahan Birobuli Selatan dan Birobuli Utara.

Dikutip dari rilis bagian humas Pemkot, pada kesempatan itu, Hadianto menyatakan berdasarkan sampel pemberlakuan LME di kawasan perumahan dosen Universitas Tadulako pekan lalu, pihaknya mendapatkan banyak catatan-catatan guna melakukan perbaikan agar LME kedepan bisa berjalan dengan baik.

Intinya katanya, Pemerintah kota Palu ingin secepatnya melakukan testing dan tracing yang tujuannya untuk mempercepat identifikasi penyebaran Covid-19 di wilayah Birobuli Selatan dan Birobuli Utara.

“Setelah kita bisa melakukan testing dan tracing secara menyeluruh, maka yang tertinggal adalah treatment. Kita akan melakukan treatment yang baik bagi keluarga kita yang terkonfirmasi positif Covid-19,” ujar Hadianto kepada wartawan usai memimpin rapat tersebut.

Ia menegaskan semua warga di wilayah pemberlakuan LME untuk Zona Hijau harus dites Covid-19.

“Harus selesai rapid satu rumah baru bisa keluar. Kalau tidak rapid satu rumah, khawatirnya di rumah ada lima orang dan belum semua dirapid, bisa jadi ada bibit-bibit,” tegasnya.

Selain test Covid-19, lanjutnya vaksinasi dan penyemprotan juga masif dilakukan begitupun dengan pemberian sembako dan paket vitamin bagi warga yang melakukan Isolasi Mandiri.

Wali kota menambahkan LME untuk Zona Hijau di kelurahan Birobuli Selatan dan Birobuli Utara intensif dilakukan mulai Selasa, 24 Agustus 2021 hingga waktu yang ditetapkan. (din/*)

Ayo tulis komentar cerdas