LAPORKAN TUJUL HAL - Gubernur Sulawesi Tengah H. Rusdy Mastura (kanan) bersama Danrem 132 Tadulako, Brigjen TNI Farid Makruf saat berbincang dengan Perwakilan Sekmil Presiden RI Puput Hariadi, di ruang kerja Danrem 132 Tadulako, Ahad 22 Agustus 2021. (Foto: Admin Pimpinan)
  • Gubernur Laporkan Tujuh Hal ke Presiden

Palu, Metrosulawesi.id – Gubernur Sulawesi Tengah, H. Rusdy Mastura melaporkan tujuh hal ke Presiden Joko Widodo. Laporan itu disampaikan gubernur melalui Perwakilan Sekmil Presiden RI Puput Hariadi, di ruang kerja Danrem 132 Tadulako, Ahad 22 Agustus 2021.

Hal-hal yang dilaporkan itu terkait dengan penanganan bencana alam, penanganan Covid-19, persoalan sosial di Kabupaten Poso, hingga ke soal percepatan pembangunan Sulteng.

Ketujuh hal tersebut, yakin: Pertama, Gubernur Rusdy menyampaikan terimakasih atas perhatian Presiden RI Ir. Joko widodo sebayak 2.000 paket sembako dan 200 obat untuk masyarakat yang isolasi mandiri (Isoman) kepada masyarakat Kabupaten Sigi, Poso dan Parigi Moutong.

Kedua, Gubernur juga menyampaikan bahwa pihaknya sudah memberikan dukungan untuk Operasi Madogo Raya untuk TNI Rp1,6 miliar dan untuk Polri sebesar Rp2 miliar.

“Saya akan terus memberikan dukungan setiap tahunnya untuk menjaga keamanan untuk TNI dan Polri,” kata gubernur di hadapan Puput Hariadi. 

Ketiga, Gubernur Rusdy menyampaikan bahwa pihaknya sudah menyelesaikan rehab dan rekon dampak bencana alam 28 September 2021. Gubernur mengatakan, sudah mengalokasikan anggaran untuk pembebasan lahan di Sigi, Kota Palu dan Donggala sebesar Rp61,8 miliar.

“Saya tahu anggaran pembangunan fisik ada pada Pemerintah Pusat, kami hanya menyiapkan tanah lokasi,” ujar gubernur.

Keempat, untuk penanganan Covid, Gubernur memastikan Intruksi Mendagri berjalan baik. Gubernur juga melaporkan bahwa pihaknya membuat sayembara untuk desa terbaik menangani Covid akan diberikan hadiah sepeda motor untuk desa terbaik.

Masih terkait penanganan Covid, Gubernur melaporkan bahwa pihaknya telah meminta peran keswadayaan organisasi kemasyarakatan dan meminta bantuan perusahaan untuk membantu penanganan covid. Seperti dukungan oksigen dari PT IMIP, Poso Energi dan Dongi Sinoro dan perusahaan nikel lainnya.

Kelima, Gubernur berkomitmen mendukung program Presiden RI untuk pemindahan Ibu Kota Baru, dengan menyiapkan Provinsi Sulawesi Tengah sebagai daerah penyangga, dengan peningkatan pembangunan infrastruktur daerah dengan pembangunan ruas jalan penghubung untuk akses distribusi hasil produksi masyarakat ke Ibu Kota Baru.

Keenam, Gubernur juga melaporkan bahwa dengan menurunnya perekonomian masyarakat, maka untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat, pihaknya sudah menandatangan MOU dengan BRI dengan pemberian KUR sebesar Rp5 triliun kepada masyarakat, tanpa agunan dengan bunga sangat rendah. Gubernur juga mendorong percepatan PEN melalui KUR sebesar Rp200 miliar, juga bekerja sama dengan China untuk peningkatan produksi kedelai dan kerjasama dengan Indofood untuk membuka lahan pertanian dengan masyarakat seluas 2.000 hektar.

Yang terakhir, ketujuh, Gubernur meminta kepada Presiden agar Sulawesi Tengah dapat diberikan Program Tol Laut, untuk mempercepat jalur Laut Tawau, Donggala, dan jalur laut lainnya. (din/*)

Ayo tulis komentar cerdas