Nasruddin L. Midu. (Foto: Istimewa)
  • Kendala yang Dikhawatirkan adalah Jaringan

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Palu, Nasruddin L. Midu, mengungkapkan, setelah mengalami penundaan pada Juli lalu karena lonjakan kasus Covid-19. STQH XXVI di Banggai Laut akan kembali digelar, namun kali ini akan digelar secara virtual.

Menurut Nasruddin, seluruh peserta akan mengikuti perlombaan secara virtual, namun para Dewan Hakim akan terpusat di Banggai Laut.

“Hal yang dikhawatirkan menjadi kendala hanya jaringan. Untuk itu diharapkan para panitia provinsi untuk memaksimalkan koordinasi dan kerjasama dengan pihak provider, ” kata Nasruddin, di ruang kerjanya, belum lama ini.

Yang kedua, kata Nasruddin, keputusan pelaksanaan STQH secara virtual ini merupakan kebijakan Gubernur Sulawesi Tengah, Rusdi Mastura, mengingat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) saat ini masih berlangsung. Namun hal itu tetap menjadi motivasi untuk memaksimalkan penampilan.

“Kita di kabupaten/kota tetap harus mempersiapkan diri, minimal untuk lima cabang lomba dalam STQH kali ini, ” ungkapnya.

Nasruddin juga berharap, lewat kegiatan STQH kali ini bisa membawa berkah tersendiri bagi Sulawesi Tengah.

“Insya Allah dengan mengagungkan asma Allah, kalimat-kalimat Allah, kasus Covid-19 di daerah kita Sulawesi Tengah bisa berangsur-angsur menurun,” ungkapnya.

Nasruddin mengaku, Kemenag bersama Pemkot Palu, dalam hal ini Bidang Kesra, akan kembali menggelar rapat persiapan terkait hal teknis, utamanya fokus kepada para peserta pada lima cabang lomba.

“Insya Allah bisa dimudahkan, utamanya dalam hal jaringan, sehingga penampilan anak-anak (peserta) kita nantinya bisa diterima secara maksimal oleh para Dewan Hakim di Banggai Laut,” pungkasnya.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas