Aminuddin. (Foto: Istimewa)

Parimo, Metrosulawesi.id – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) kabupaten Parigi Moutong, Aminuddin menerangkan, mengimbau satuan pendidikan di Parigi Moutong agar tetap melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Walaupun, kata dia pemerintah pusat memberikan kelonggaran untuk daerah yang menerapkan PPKM level 3 untuk melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

“Perlu diketahui, kami (Disdikbud) Parimo tetap memberlakukan pembelajaran daring di seluruh satuan pendidikan di Parigi Moutong, sebab kami menghawatirkan ada peningkatan kasus COVID-19 nantinya.”terang Aminuddin selaku Kepala Disdikbud Parimo, melalui ponselnya Sabtu 21 Agustus 2021.

Dia mengatakan, sesuai dengan instruksi Kemendikbud mengenai pelaksanaan PTM, bahwa PTM bisa dilaksanakan dengan berbagai ketentuan, dan hal itu sudah pihaknya sampaikan pada Bupati Parimo.

Bupati Parimo Samsurizal Tombolotutu meminta agar pelaksanaan PTM tidak dilakukan di masa Pandemi COVID-19, khususnya di Parigi Moutong. Pihaknya menghawatirkan peserta didik akan terpapar COVID-19 dan menciptakan klaster baru.

“Sehingga, sesuai petunjuk bupati itulah yang menjadi pertimbangan kami (Disdikbud) Parimo untuk tidak melaksanakan PTM tersebut,” tutur Aminuddin.

Ia menambahkan, bahwa saat ini satuan pendidikan yang ada di Parigi Moutong baik dari tingkat Paud, Taman Kanak – kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), masih terus memberlakukan PJJ secara Daring dengan berbagai metode pembelajaran serta modul – modul yang disiapkan setiap sekolah.

Dia berharap agar orangtua siswa tetap bersabar dan terus bekerja sama dengan guru di sekolah dalam pembelajaran di masa COVID-19 ini. Data Satgas, terjadi penambahan 154 kasus konfirmasi positif Covid-19 di Parigi Moutong pada Minggu 22 Agustus 2021 sehingga secara kumulatif menjadi 3.657. Adapun yang sembuh pada Minggu 22 Agustus 2021 yakni 69 orang sehingga secara kumulatif menjadi 2731 yang sembuh.  Sementara itu, 2 orang meninggal dunia sehingga total sampai Minggu 22 Agustus 2021 sebanyak 90 yang meninggal dunia.

Reporter: Zulfikar – Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas