PERDOS UNTAD - Suasana sepi Jalan Tekukur Perumahan Dosen (Perdos) Untad Palu saat masa Lock Mikro Efektif (LME), walaupun di tengah peringatan kemerdekaan ke-76 Republik Indonesia, 17 Agustus 2021 lalu. (Foto: Metrosulawesi/ Muhammad Faiz Syafar)

Palu, Metrosulawesi.id Penerapan Lock Mikro Efektif (LME) di Perumahan Dosen (Perdos) Universitas Tadulako, Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah dihentikan mulai Minggu,  22 Agustus 2021.

Keputusan itu diungkapkan Wakil Wali kota Palu, dr. Reny A. Lamadjido, ketika melakukan pertemuan bersama Camat Mantikulore, Lurah Tondo, serta para RT dan RW setempat.

“Pelonggaran (dari LME) di Kawasan Perdos berlaku mulai Minggu (22/8/2021),’’ kata Reny Lamadjido, di lokasi dapur umum Pemkot Palu, Sabtu, 21 Agustus 2021.

Namun para warga yang tengah berolasi mandiri masih mendapatkan pengawasan  pihak camat, lurah, dibantu RT dan RW setempat.

“Pemberlakuan Lock Mikro Efektif di Perdos tidak ada maksud deskriminasi, namun pada prinsipnya kami ingin melakukan identifikasi dan mengintensifkan 3T yakni testing, tracing, dan treatment,” ujarnya.

Reny Lamadjido, menjabarkan, berdasarkan data dari tim Surveilans Kota Palu, sebanyak 44 orang terkonfirmasi positif dari dites 1.962 orang.

“(Data itu dari) hasil testing yang dilakukan sejak tanggal 17-19 Agustus 2021,” imbuhnya.

Ia meminta pihak Dinas Sosial Kota Palu, beserta camat dan lurah memastikan warga yang isolasi mandiri mendapat perhatian serius seperti pemberian paket sembako dan paket vitamin.

Hal itu Reny Lamadjido tekankan sesuai dengan arahan Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, saat rapat Jumat (20/8/2021) malam.

“Kami terima kasih kepada masyarakat Perdos atas kerja samanya. Kami juga sekaligus mohon pamit, karena kita akan berpindah lagi ke Kawasan Birobuli Utara dan Birobuli Selatan. Kami berharap Kawasan Perdos menjadi Zona Hijau,” harap mantan Kadis Kesehatan Sulteng ini.

Wawali  berterima kasih kepada seluruh pihak yang berkontribusi selama LME Perdos, mulai dari tingkat RT hingga pihak TAGANA Dinsos Palu dan Sulteng. (*)

Reporter: Muhammad Faiz Syafar

Ayo tulis komentar cerdas