PIMPIN RAPAT - Wakil Wali Kota Palu, dr. Reny Lamadjido (tengah) ketika mengikuti rapat pencanangan Lock Mikro Efektif (LME) untuk Wilayah Kelurahan Birobuli Utara dan Selatan, bertempat di Bantaya Vatulemo, Jumat (20/8/2021) malam. (Foto: Metrosulawesi/ Muhammad Faiz Syafar)
  • Jalan Ramba dan Tangkasi Ditetapkan Jadi Kawasan LME

Palu, Metrosulawesi.id РPenerapan karantina kewilayahan (Karwil) di daerah pesat infeksi virus Corona di Kota Palu, Sulawesi Tengah kembali diwacanakan.

Hal itu mencuat kala Wakil Wali kota Palu, dr. Reny A. Lamadjido memimpin dua sesi rapat koordinasi bersama sejumlah pihak di Kecamatan Palu Selatan, Jumat (21/8/2021) malam dan Sabtu (21/8/2021) di Bantaya Vatulemo dan Aula Kantor Camat Palu Selatan.

Wawali Reny Lamadjido, menyatakan, rapat ini bertujuan untuk membahas hal-hal teknis berkaitan dengan pemberlakuan Lock Mikro Efektif (LME) di dua kelurahan yakni Birobuli Utara dan Birobuli Selatan.

“Ini bukan Lockdown (atau karantina kewilayahan), tetapi Lock Mikro Efektif. Artinya akan ada pembatasan yang lebih ketat, seperti tidak ada kegiatan apapun yang mengumpulkan orang serta pemberlakuan buka tutup akses masuk ke kawasan,” ujarnya.

Menurutnya, pemberlakuan kebijakan tersebut dikarenakan tingginya angka kasus positif dan angka kematian akibat Covid-19 di dua kelurahan tersebut.

Olehnya, hal ini harus diantisipasi Pemerintah Kota Palu, bersama Pemerintah kecamatan dan kelurahan, agar identifikasi kasus Covid-19 di wilayah yang dimaksud cepat dilakukan baik testing, tracing, maupun treatment atau 3T.

“Bantu kami beritahu ke masyarakat agar tidak takut untuk di test Covid-19,” imbuh Reny Lamadjido.

Sementara itu, Camat Palu Selatan, Goenawan, menyatakan penerapan LME efektif dilakukan mulai Selasa, 24 Agustus 2021 sesuai dengan hasil kesepakatan rapat.

Lanjut dia, setelah pihaknya melakukan pengkajian, LME akan dilakukan di Kelurahan Birobuli Utara, tepatnya di Jalan Ramba RT 3/RW 7 dan RT 4/RW 7.

Kemudian untuk Wilayah Kelurahan Birobuli Selatan, LME akan diterapkan di Jalan Tangkasi tepatnya di RT 1/RW 22 dan RT 3/RW 2.

“Jalan Banteng kita tidak berlakukan Lock Mikro Efektif karena setelah kita kaji, penyebaran Covid-19 tidak terpusat, namun tersebar tidak seperti di Jalan Tangkasi.” jelasnya.

Sebelumnya dibahas pada Jumat malam, Wawali Reny Lamadjido menyebut tiga kawasan yakni Jalan Tangkasi, Dewi Sartika dan Banteng serta Karajalembah akan diterapkan LME.

“Kawasan-kawasan tersebut terparah (kasus Covid-19) di Birobuli Selatan dan harus punya strategi baru dibanding (kompleks) Perum Perdos yang terapkan basis kawasan,” tutur Reny Lamadjido. (*)

Reporter: Muhammad Faiz Syafar

Ayo tulis komentar cerdas