Andi Aulia. (Foto: Metrosulawesi/ Tamsyir Ramli)

Donggala, Metrosulawesi.id – Ketua Pengadilan Negeri (PN) Donggala melalui humasnya Andi Aulia menegaskan pembacaan teks Proklamasi yang dilakukan pimpinannya atas permintaan Bupati Donggala Kasman Lassa.

“Ada surat permintaan dari Pak Bupati Kasman Lassa untuk membacakan teks Proklamasi pada peringatan kemerdekaan RI 76 tahun di kantor bupati kemarin,” kata Andi Aulia di kantornya, Kamis 19 Agustus 2021.

Dikatakannya lagi pembacaan teks proklamasi yang dilakukan Ketua PN Donggala bukan secara tiba-tiba atau mendadak, ketua PN mengikuti gladi resik.

Surat dari bupati masuk tanggal 12 Agustus. Ketua PN Donggala baru baca tanggal 16 Agustus dan langsung ikut gladi resik sebelum upacara keesokan harinya.

“Jadi ini bukan sesuatu mendadak,” tambahnya.

Dia menambahkan pembacaan teks Proklamasi tidak ada aturan yang mengikat, ini hanya bentuk penghargaan, karena di antara jajaran Forkopinda Ketua PN paling senior, termasuk dengan  Ketua DPRD.

“Permintaan pembacaan teks proklamasi adalah amanah dan bentuk pengahargaan dan harus dijalankan, poin pentingnya bukan hari pelaksanaan PN diminta membaca teks proklamasi, itu ada surat resmi dari bupati meminta membacakan teks proklamasi,” pungaksnya.

Diberitakan sebelumnya pada pelaksanaan HUT Proklamasi 76 tahun di halaman kantor Bupati Selasa (17/8), pembacaan teks proklamasi dilakukan oleh Ketua PN Donggala.

Wakil Ketua I DPRD Donggala Sahlan mengatakan sepengetahuannya seluruh Indonesia biasanya yang membacakan teks proklamasi adalah DPRD.

“Saya hadir di upacara kemarin, menyangkut pembacaan teks proklamasi sepengetahuan kami itu biasanya DPRD, tapi coba komiu (kamu) tanya sebelah ibu Rahma Nur atau humas,” singkatnya.

Reporter: Tamsyir Ramli
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas