Gubernur H Rusdy Mastura menyampaikan sambutan dalam acara pengukuhan kepala perwakilan BPKP Sulteng yang baru di Ruang Polibu kantor gubernur, Kamis (19/8). (Foto: Adm Pimpinan)
  • Gubernur Kukuhkan Kepala Perwakilan BPKP Sulteng

Palu, Metrosulawesi.id – Gubernur Sulawesi Tengah H Rusdy Mastura mengukuhkan Evenri Sihombing, SE M.Si sebagai pejabat baru Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sulawesi Tengah, di ruang Polibu kantor gubernur, Kamis (19/8), Evenri menggantikan Beligan Sembiring SE, MM yang mendapat tugas baru sebagai kepala BPKP di Sulawesi Utara.

Pengukuhan kepala BPKP ditandai dengan serah terima jabatan, penandatanganan berita acara serta penyerahan memori jabatan disaksikan Gubernur Sulawesi Tengah H Rusdy Mastura, ketua DPRD Sulteng diwakili H. Muharram Nurdin, Plt Sekdaprov H. Mulyono SE, Ak, MM serta Kepala BPKP RI diwakili Deputi Investigasi Agustina Arumsari, Ak, MH, CFE, CFIA, CA, QIA.

Kepala BPKP RI yang diwakili Deputi Investigasi, Agustina Arumsari menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Gubernur yang berkenan mengukuhkan kepala perwakilan BPKP Sulawesi Tengah yang baru.

Dia berharap kepala perwakilan BPKP selaku mitra kerja pemerintah daerah dapat menjalin kerja sama dengan seluruh stakeholder serta senantiasa menjalin koordinasi dengan gubernur, bupati/walikota dan BUMD di Seluruh Sulawei Tengah.

Agustina berharap seiring masih mewabahnya pandemi Covid-19, perwakilan BPKP yang selama ini telah melakukan pengawasan penggunaan dana covid, harus lebih intens melakukan pengawasan.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tengah H Rusdy Mastura mengharapkan dapat bekerja sama dengan pimpin BPKP Sulteng yang baru. Memberikan masukan demi terjaganya tata kelola keuangan yang akuntabel dan transparan.

Menurut Gubernur mengaku bangga karena pada tahun buku 2019 yang lalu, seluruh pemerintah daerah di Sulawesi Tengah berhasil meraih opini WTP dari BPK. untuk itu diharapkan kepada Kepala Perwakilan BPKP yang baru dapat beradaptasi dengan lingkungan baru dan melakukan upaya sinergis untuk mendukung visi gerak cepat menuju Sulawesi Tengah yang lebih sejahtera dan maju.

Gubernur menilai di masa pandemi Covid-19 peran BPKP sangat dibutuhkan untuk mencegah potensi penyimpangan dan penyalahgunaan anggaran dalam pelaksanaan program kegiatan penanganan covid di kesehatan, sosial, ekonomi dan sebagainya. (*)

Ayo tulis komentar cerdas