IKUTI RAKOR - Asisten Pemerintahan dan Kesra Moh. Faisal Mang, didampingi Plt. Karo Kesra, M. Jen Ismail dan Juru Bicara Pusdatina Provinsi Sulteng, Adiman, mengikuti Rakor Percepatan Layanan Vaksinasi pada Masyarakat Adat, Kamis 19 Agustus 2021. (Foto: Adm Pimpinan)
  • Cek Kesiapan Pemda untuk Vaksinasi Masyarakat Adat

Palu, Metrosulawesi.id – Pemerintah kini mulai menginvetarisasi pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat adat di seluruh provinsi di Indonesia. Terkait dengan hal itu, Kamis 19 Agustus 2021, digelar rakor secara virtual.

Deputi Bidang Koordinasi Revolusi Mental, Pemajuan Kebudayaan dan Prestasi Olahraga Nyoman Shaida mengatakan, pemerintah telah berada pada hari ke-536 sejak terkonfirmasinya pasien Covid-19 pada 2 Maret 2020 lalu. Kondisi geografis juga memengaruhi tingkat keberhasilan program pemerintah dalam menekan penyebaran pandemi ini.

Menurutnya, tujuan diselenggarakannya rakor adalah untuk memperoleh informasi kesiapan Pemda dalam hal pelaksanaan vaksinasi masyarakat adat dan menciptakan kesetaraan di masyarakat dalam pelaksanaan vaksinasi.

“Hari ini kita catatkan bahwa Indonesia telah menyuntikkan lebih dari 67 juta dosis vaksin Covid-19 atau sekitar 24,49 persen dari total populasi pasien,” jelas Nyoman.

Pemerintah juga menargetkan vaksinasi dilakukan pada 181, 5 juta orang. Olehnya pemerintah terus menggenjot vaksinasi harian dengan target 2 juta per hari.

Nyoman berharap pemerintah daerah (Pemda) memberikan informasi terkait dengan ketersediaan jumlah vaksin, kesiapan petugas vaksinator, sosialisasi vaksinasi bagi masyarakat, pendataan jumlah masyarakat adat serta bagaimana distribusi vaksin kepada masyarakat.

Menanggapi hal itu, Juru Bicara Pusdatina Sulteng, Adiman SH MSi menyampaikan, Komunitas Adat Terpencil Sulawesi Tengah berjumlah kurang lebih 16.600 jiwa tersebar di 10 kabupaten se Sulteng, kecuali Kota Palu, Kabupaten Buol dan Poso.

Menurutnya, pelaksanaan vaksinasi bagi Komunitas Adat Terpencil dibutuhkan standar operasi prosedur mengingat jarak tempuh dan lokasi bermukimnya ditempat yang terpencil.

Turut hadiri virtual, diantaranya : Menkopolhukam, Kemendikbud, Kemenkes, Kemenlihut, Kemendagri, Kemensos, Kemendes, Kemenkel, Staf Presiden, Pejabat Fungsional dan Pemdah Provinsi, Kabupaten/Kota Se-Indonesia. (din/*)

Ayo tulis komentar cerdas