BNPB Sulteng mendistribusikan 48 tabung gas 02 ke Kabupaten Poso, beberapa waktu lalu. (Foto: BNPB)

Palu, Metrosulawesi.id – Ketersediaan oksigen di semua rumah sakit di Sulteng untuk penanganan pasien Covid-19 harus terus ada. Sebab Pemprov Sulteng telah menerima bantuan oksigen dari berbagai pihak, sehingga tata kelola oksigen harus maksimal.

Hal inilah yang antara lain dibahas dalam rapat oleh Tim Koordinasi Sekertariat Covid-19 Sulteng, Rabu lalu (18/8). Rapat itu diikuti Faisal Mang selaku ketua tim; Plt Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Kesra, Rohani Mastura, Kepala DPM PSTP, Sandra Tobondo; Kadis Kesehatan dr. I komang adi Sujendra; PT Pelindo, PT IMIP, dan PT Aneka Gas Tbk.

Faisal Mang menyampaikan pesan Gubernur dimana sangat berterima kasih atas bantuan PT IMIP untuk pemenuhan kelangkaan oksigen akibat kurangnya pasokan di Sulawesi Tengah. Faisal mengatakan dengan adanya dukungan dari perusahaan-perusahaan, maka rumah sakit harus membenahi tata kelola layanan.

BNPB Sulteng mendistribusikan 48 tabung gas 02 ke Kabupaten Poso, beberapa waktu lalu. (Foto: BNPB)

‘’Jangan sampai terjadi kekosongan oksigen di rumah sakit,’’ kata Faisal Mang menyampaikan pesan Gubernur H Rusdy Mastura.

‘’Jangan karena kita lalai masyarakat menjadi korban. Jadi lebih maksimallah koordinasi dalam tata kelola gas di rumah sakit,’’ tambahnya. (*)

Ayo tulis komentar cerdas