TEST SWAB - Tampak masyarakat Kota Palu mengantre untuk melakukan tes swab antigen Covid-19 di Puskesmas Sangurara, Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga, Rabu, 18 Agustus 2021. (Foto: Metrosulawesi/ Muhammad Faiz Syafar)
  • Tersisa Stok Swab, Vaksin Habis

Palu, Metrosulawesi.id – Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas/PKM) Sangurara Kota Palu terus berupaya menekan laju penyebaran virus corona. Tindakan rutin dilakukan saban hari dengan skema 3T, testing (pengetesan), tracking (pelacakan) dan treatment (perawatan) digenjot usai 21 tenaga kesehatan (nakes) puskesmas ini dikonfirmasi terjangkit corona mulai awal Juli lalu.

Sekalipun PKM Sangurara sempat goyahkarena kekurangan nakes yang sedang melakukan isolasi mandiri, namun Kepala PKM Sangurara, dr. Ahmad Eddy Madda mengatakan, pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal hingga kini.

“Puncak masa rumit di kami itu awal Juli lalu, dengan seorang nakes sampai dirawat di rumah sakit. Tetapi kami tetap maksimalkan pelayanan kepada masyarakat selalu optimal dan baik,” kata Ahmad di ruang kerjanya, Rabu, 18 Agustus 2021.

“Para petugas (PKM Sangurara) hasil tracking kami berasal dari klaster keluarga,” beber Ahmad.

Lanjut dia, layanan optimal itu dibuktikan dengan puluhan masyarakat mendatangi PKM Sangurara setiap paginya guna melakukan tes swab atau rapid antigen massal.

“Yang di tes swab itu ketika ada masyarakat yang berobat atau bergejala. Pasti dilayani,” ujarnya.

Tak sampai di situ, Ahmad juga telah menurunkan nakesnya mulai dari tingkat RT dan RW guna lakoni testing swab antigen, sesuai lima wilayah kerja di tubuh PKM Sangurara, yakni Kelurahan Duyu, Boyaoge, Nunu, Balaroa, serta Donggala Kodi.

Selain itu, vaksinasi massal hingga ratusan dosis setiap pelaksanaan di PKM Sangurara telah rampung, dikarenakan stok vaksin telah habis sejak Senin, 16 Agustus 2021.

“Kami masih menunggu kiriman vaksin dari Pemkot Palu, kalau sudah tersedia kami langsung lakukan vaksinasi massal,” imbuh Kepala PKM Sangurara yang menjabat sejak delapan tahun lalu ini.

Kata dia, kepatuhan poin-poin protokol kesehatan (prokes) di lingkup PKM Sangurara selalu terjalin selama ini. Mereka juga rutin berkeliling kompleks pemukiman di pagi hari, agar sosialisasi edukasi tentang pencegahan wabah pagebluk Covid-19 terjadi di tengah masyarakat.

“Walaupun pelayanan penyakit lain (di luar corona) tetap beroperasi di PKM Sangurara, pelayanan terkait pandemi Covid-19 jadi hal prioritas kami. Agar kasus wabah ini bisa menurun bahkan tuntas di tengah lonjakan drastis Covid-19 di Kota Palu akhir ini,” harap dr. Ahmad.

Sebelumnya pada Senin,16 Agustus 2021, pelaksanaan vaksinasi di puskesmas ini di banjiri warga Kota Palu. Dari pantauan media ini di lapangan, warga yang melakukan vaksinasi di Puskesmas Sangurara kurang lebih mendekati angka 100 orang.

Salah seorang Ibu Rumah Tangga yang melakukan vaksinasi di Puskesmas  ini, Anissa mengaku vaksinasi itu adalah yang kali pertama dilakukannya.

“Ini vaksinasi pertama saya. Alhamdulillah tadi bisa dapat nomor antrian 74, meski agak siang, tapi bersyukur sudah bisa vaksin hari ini,” kata Anissa saat ditemui wartawan media usai menjalani vaksinasi.

Dirinya pun berharap penyebaran dan angka positif Covid-19 di Kota Palu bisa segera melandai.

“Saya harap angka Covid-19 di Palu turun ya, biar kita bisa melakukan aktivitas norma lagi. Ayo warga Palu yang belum vaksin, bisa mendatangi tempat-tempat vaksinasi,” ungkapnya.

Reporter: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas