PENDAPATAN MEROSOT - Mess Pemda Poso di Palu disebut pendapatannya merosot. (Foto: Istimewa)

Poso, Metrosulawesi.id – Keberadaan Mess Pemda Poso di Palu diketahui sebagai asset dalam memberikan pendapatan bagi  daerah. Diketahui sejak 2017, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Poso mempihakketigakan Mess Pemda Poso di Palu kepada  pihak swasta, namun hanya berselang beberapa tahun kemudian, kembali Mess Pemda Poso tersebut dikelola Pemkab Poso melalui bagian umum yang konon katanya pihak swasta merasa merugi.

Informasi diperoleh media ini dari staf bagian umum, sebelumnya nilai kontrak yang disetujui mencapai Rp 1 miliar. Terus bagaimana pendapatan Mess Pemda Poso di Palu yang diketahui berlantai tiga yang kamarnya mencapai 30 kamar?

Kepala Bagian Umum Darmanto, SSTP kepada wartawan Sabtu 14 Agustus 2021 membenarkan, kalau pengelolaan Mess Pemda Poso di Palu seluruhnya dikendalikan  daerah melalui bagian umum.

“Memang sempat dilakukan kontrak bersama pihak swasta dan itu berjalan beberapa tahun, namun kontrak sudah tidak berlangsung dikarenakan mereka pihak swasta merasa merugi dan tidak melanjutkan kontraknya, kini management serta pengelolaan Mess Pemda sepenuhnya daerah yang  kelola,” tegas Darmanto.

Dirinya menjelaskan  sebelumnya mengapa  Mess Pemda Poso harus dipihakketigakan, hal tersebut  dilakukan demi pencapaian pendapatan daerah dari Mess yang lebih maksimal. Sebab selama ini pendapatan yang masuk dari hasil Mess Pemda belum mencapai target PAD yang ditetapkan, namun hanya beberapa tahun berjalan, kini kembali pengelolaan dikelola daerah.

Saat ini masih Pandemi Covid 19, terus bagaimana pendapatan atau jumlah tamu yang menginap di Mess Pemda Poso di Palu dikatakan Darmanto yang pernah menjabat Kabag Humas Setdakab Poso ini, masa Pandemi Covid 19 ini, tentu jumlah tamu berkurang bahkan merosot jauh dari target yang ingin dicapai.

“Tamu yang menginap di sana selain ASN Pemkab Poso, juga berasal dari daerah lain yang merasa betah kalau menginap di Mess Pemda, karena akses ke kantor Gubernur begitu mudah dijangkau dan Mess Pemda Poso berada di jalur yang ramai, namun sayang karena masih Pandemi Covid 19, tamu tentu sangat berkurang dan pasti pendapatan daerah dari sektor hotel atau penginapan merosot bahkan tentu tidak mencapai target,” beber Darmanto.

Reporter: Saiful Sulayapi
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas