BERI PELAYANAN - Masyarakat Kota Palu bisa mengurus dokumen kependudukan di kantor kecamatan, beberapa waktu lalu. (Foto: Dok. Dukcapil Palu)
  • Inovasi Dukcapil di Tengah Pandemi Covid-19

Palu, Metrosulawesi.id – Masyarakat Kota Palu kini bisa mengurus dokumen kependudukan di kantor kecamatan atau Mal Pelayanan Publik. Tak perlu lagi ke kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Palu karena bisa memicu kerumunan.

“Sekarang masih pandemi Covid-19. Oleh karena itu kita mencegah kerumunan dengan berbagai inovasi. Semakin luas daerah pelayanan agar tidak terfokus di satu tempat,” kata Kepala Dinas Dukcapil Palu, Rosida Thalib, Rabu 18 Agustus 2021.

Dia menjelaskan, layanan dokumen kependudukan dibuka di semua kantor kecamatan di Palu agar tidak terjadi kerumunan dan mengurangi mobilitas masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

“Di kantor kecamatan bisa perekaman KTP elektronik, kartu keluarga, akta kelahiran, akta kematian, surat keterangan pindah WNI, dan surat keterangan domisili,” ujar Rosida Thalib.

Selain di kantor kecamatan, masyarakat Kota Palu juga bisa mengurus dokumen kependudukan di layanan Mall Pelayanan Publik yang ada di kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Sulawesi Tengah di Jalan Cikditiro Nomor 29 Palu.

“Pelayanan juga dibuka di Mall Pelayanan Publik untuk pembuatan kartu keluarga, akta kelahiran, akta kematian, surat keterangan pindah WNI, dan surat keterangan domisili. Tetapi di Mall Pelayanan Publik tidak ada layanan perekaman KTP elektronik,” ujarnya.

Dia menjelaskan, pelayanan di kantor kecamatan dan mall pelayanan publik adalah salah satu bentuk inovasi Dukcapil Palu.

“Namanya Inovasi Pelangi di Kecamatan,” katanya.

Adapun dokumen kependudukan lainnya seperti Kartu Identitas Anak (KIA), akta perkwainan (non muslim), dan akta perceraian tetap dilayani di kantor Dukcapil Palu. Hanya saja, saat ini pelayanan tatap muka di kantor Dukcapil Palu dibatasi agar tidak terjadi kerumunan dan mengurangi mobilitas.

Pelayanan di kantor Dukcapil Palu seperti KTP elektronik, kartu keluarga, akta kelahiran, akta kematian, surat keterangan pindah WNI, dan surat keterangan domisili dilakukan secara online.

“Kecuali pencetakan KTP elektronik tidak bisa secara online,” jelasnya.

7 Inovasi Dukcapil Palu

Selain Inovasi Pelangi ke Kecamatan, ada enam inovasi lainnya yang dilakukan Dukcapil Palu yakni Simaleo Bergerak, Kasiku Bergerak, Alpukat Mantap; Loket Ceria, Pelayan Seksi, hingga Kaledo.

Kepala Bidang PIAK dan Pemanfaatan Data Dinas Dukcapil Palu, Fajarini menjelaskan, Simaleo Bergerak (Sistem Mobile Pelayanan Dokumen Kependudukan Bersih, Gratis dan Praktis) adalah pelayanan mobile pencatatan perkawinan di gereja, wihara, maupun di tempat-tempat acara perkawinan non muslim. Selain itu, pelayanan mobile duka dan mobile untuk daerah yang terbatas aksesnya.

“Ini sistem pelayanan mobile sejak 2019. Saat ini lebih ke duka. Setiap ada yang meninggal, kami turun dan memberikan akte kematian dan kartu keluarga,” ujar Fajarini.

“Simaleo Bergerak ini adalah pelayanan jemput bola bagi penduduk yang meninggal dunia, serta mobile administrasi kependudukan bagi penduduk rentan,” jelasnya.

Selanjutnya, inovasi Kasiku Bergerak (Kelurahan Sadar Administrasi Kependudukan Berinovasi, Gratis dan Praktis) di 46 kelurahan.

“Ini juga percepatan akta kelahiran dan kartu keluarga. Awal tahun depan, kami akan buka seluruh layanan kependudukan di seluruh kelurahan sebagaimana visi misi Pak Walikota bahwa akan ada pelayanan administrasi kependudukan seluruh kelurahan,” ujarnya.

Adapun inovasi Alpukat Mantap (Anak Lahir Pulang Bawa Akta, Masyarakat Aman Akta Penting) adalah pelayanan terintegrasi bagi anak baru lahir berupa penerbitan akta kelahiran, KIA dan KK baru di Puskemas dan rumah sakit se-Kota Palu.

“Diharapkan ketika anak baru lahir di rumah sakit atau puskesmas tidak perlu ke Dukcapil. Ada petugas di sana sudah kami latih dan ada aplikasinya. Jadi, sebelum keluar dari rumah satu atau puskesmas sudah ada akte lahir dan kartu keuarga. Tujuannya percepatan akta kelahiran di Kota Palu,” jelasnya.

Berikutnya, Inovasi Pelayanan Loket Ceria (All in One) adalah loket pelayanan di kantor Disdukcapil Kota Palu yang semua operator setiap loketnya bisa mengurus apa saja dan dokumen yang diurus menghasilkan banyak dokumen kependudukan.

“Loket Ceria ini masyarakat bisa dilayani dengan cepat, ramah inovatif dan amanah. Ketika masyarakat datang, cukup di satu loket untuk semua urusan administrasi kependudukannya,” katanya.

Dua inovasi lainnya adalah Layanan Khusus Lansia, Disabilitas dan Orang Sakit (Pelayan Seksi) serta Inovasi Keliling Pelayanan di Sekolah (Kaledo).

“Kaledo sudah kami jalankan sejak 2019 waktu masih sekolah offline. Sekarang masih berhenti tapi kami menyurat agar anak-anak di sekolah bisa terlayani perekaman KTP-el untuk 17 tahun dan di bawah 17 akte lahir dan KIA,” ujarnya.

Dia berharap, semua inovasi yang dilakukan Dulcapil Palu ini bisa memudahkan masyarakat mengurus dokumen kependudukan di tengah pandemi Covid-19.

Reporter: Syamsu Rizal
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas