Gamal Bardi. (Foto: Metrosulawesi/ Michael Simanjuntak)

Palu, Metrosulawesi.id – Puluhan narapidana (napi) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palu menjalani isolasi. Kepala Lapas Palu, Gamal Bardi, mengungkapkan napi yang menjalani isolasi dipantau tenaga kesehatan.

“Alhamdulillah, yang berobat lanjut hanya tiga orang karena ada gejala yang menunjukkan komorbid,” ungkapnya, Senin 16 Agustus 2021.

Gamal mengatakan ada sekitar 30 napi Lapas Palu terpapar virus corona (Covid-19). Dari jumlah tersebut, sebagian telah dinyatakan negatif. Namun yang menjalani isolasi masih lebih 20 orang.

Sebelumnya diberitakan, ada puluhan napi di Lapas Palu terpapar virus corona (Covid-19). Hal ini diungkapkan Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sulteng, Sunar Agus. Napi diketahui terpapar Covid-19 dari hasil tracing pasca delapan pegawai Lapas Palu yang sebelumnya dinyatakan positif corona.

“Saya minta Kepala Lapas Palu melakukan tracing ke semua napi supaya kita jelas memperlakukannya. Dari hasil tracing yang sudah dilakukan ke 150 lebih napi, sekitar 30 orang indikasi terpapar corona,” ungkap Sunar, Senin 9 Agustus 2021.

Dia mengatakan tracing dilakukan dengan rapid test oleh pihak Lapas Palu. Saat ini ada 1.000 lebih napi Lapas Palu, semuanya akan dilakukan pemeriksaan rapid test. Pengadaan alat rapid test menggunakan anggaran dari Kemenkumham RI, termasuk pengadaan alat pelindung diri (APD) bagi tenaga kesehatan yang menangani napi yang menjalani isolasi di Lapas Palu.

Sunar menuturkan napi yang terpapar corona dengan gejala berat dirujuk ke rumah sakit penanganan Covid di Palu. Sementara yang terpapar tanpa gejala diisolasi di ruangan khusus yang disiapkan Lapas Palu.

“Yang berat kita masukkan ke rumah sakit. Tapi kita lagi koordinasi juga ke pemerintah daerah cari alternatif karena sebagian belum bisa dapat tempat. Kapasitas rumah sakit yang tersedia hanya untuk lima orang,” tuturnya.

Sunar mengimbau jajarannya di lembaga pemasyarakatan se-Sulteng terus meningkatkan disiplin penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Sekarang Covid-19 di Palu meningkat, harus tetap disiplin prokes dan mengurangi aktivitas di luar,” tandas Sunar.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas