DOOR TO DOOR - Tenaga kesehatan Kota Palu melakukan swab massal dengan metode door to door di kawasan Lock Mikro Efektif (LME) di Perumahan Dosen (Perdos) Untad Palu Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Rabu (18/8/2021). (Foto: Ist/ WA. Green Bike Tadulako)
  • Terbanyak di Palu Bertambah 210

Palu, Metrosulawesi.id – Pasien sembuh kumulatif dari Covid-19 atau virus Corona di Sulawesi Tengah (Sulteng) terus bertambah menjadi 25.981 orang. Kesembuhan kumulatif ini termasuk tambahan pasien sembuh harian per Rabu 18 Agustus  2021 sebanyak 625 orang.

Kesembuhan harian tertinggi berasal dari Kota Palu  dengan menambahkan pasien sembuh sebanyak 210 orang, dan kumulatifnya mencapai 6.241 kasus.

Disusul Kabupaten Banggai sebanyak 75 kasus, Parigi Moutong (Parimo)  ketiga  tertinggi harian menambahkan 62 kasus.  Poso hari ini urutan selanjutnya menambahkan 62  pasien sembuh harian.

Tojo Una Una masuk urutan lima besar dengan menambahkan 41 kasus, Toli-Toli juga banyak menambahkan pasien sembuh sebanyak 34 kasus.  Dan Donggala menambahkan kesembuhan yakni 32 kasus.

Berikutnya Morowali Utara (Morut) melaporkan ada 28 pasien sudah sembuh dari Corona, di Buol ada 22 pasien sembuh, Banggai Kepulauan (Bangkep) 15 pasien sembuh, serta Balut terdapat delapan pasien sudah pulih dari Covid-19.

Penambahan kasus positif Covid-19  tersebar di satu kota dan 11 kabupaten   di Sulteng. Hari ini, tambahan harian pasian baru akibat terinfeksi Corona berjumlah 450 orang, sehingga totalnya kini menjadi  36.918 orang.

Banggai menjadi kabupaten  dengan jumlah kasus terbanyak, yakni 84 orang, disusul Parimo  81 orang dan Kota Palu dengan tambahan 72 orang. Poso ada tambahan 53 orang positif, Sigi bertambah 30 orang.

Kemudian, selanjutnya di Tojo Una Una ada tambahan 27 pasien baru, Buol 26 orang, dan Morut bertambah 21 orang. Lalu, di Bangkep bertambah 19 orang, Toli-Toli 15 orang, Donggala 12 orang, dan di Balut ada tambahan 10 pasien baru positif.

Sumber: Pusdatina Covid-19 Sulteng.

Sementara, jumlah pasien positif Covid-19 yang dinyatakan meninggal dunia bertambah sebanyak 27 pasien. Total pasien meninggal dunia akibat Corona menjadi 1.130 kasus, dari sebelumnya 1.103 kasus.

Sigi dan Banggai hari ini terbanyak pasien Covid-19 dengan tambahan masing-masing  empat pasien Covid-19 meninggal. Disusul berturut-turut Donggala dan Parimo dengan tambahan masing-masing tiga pasien.

Selanjutnya lima daerah melaporkan ada dua pasien Corona tutup usia, diantaranya Tojo Una Una, Poso, Morowali, Buol dn Bangkep. Kemudian Kota Palu, Toli-Toli dan Bangkep melaporkan ada satu pasien meninggal akibat terpapar Covid-19.

Pasien aktif Covid-19, pada Pusdatina Covid-19 Sulteng,  disebutkan sebanyak 919 pasien menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit dan isolasi terpusat. Sedangkan yang menjalani perawatan isolasi mandiri sebanyak  8.888.

Masih data Pusdatina Covid-19 Sulteng, tiga daerah masih tetap terbanyak pasien aktif Corona. Bangga menempati peringkat pertama dengan 1.788 pasien, disusul Kota Palu 1.262 pasien, serta Poso sebanyak 1.164 pasien.

Di Sigi saat ii menangani pasien aktif sebanyak 687 pasien, Donggala 488 pasien, dan di Parimo sebanyak 892 pasien. Sedangkan Tojo Una Una tercatat 900 pasien, Toli-Toli 828 pasien dan di Morut brjumlah 698 pasien.

UPT Laboratorium Dinas Kesehatan Sulteng, per hari ini Rabu (18/8/221) masih memeriksa 542 sampel.

Anjuran WHO

ILUSTRASI – Tips cegah dari Covid-19. (Foto: Ist)

Penyebaran virus Corona masih terus berkembang di seluruh dunia. Hingga saat ini belum ada vaksin yang tepat untuk menangkal virus tersebut.

Dilansir dari Antara, berikut langkah-langkah pencegahan awal yang bisa kamu lakukan.

1. Mencuci tangan secara teratur

Biasakan mencuci tangan sesering mungkin secara teratur dan menyeluruh. Membersihkan tangan menggunakan cairan berbasis alkohol atau cuci tangan dengan sabun dan air.

Mencuci tangan dengan sabun dan air bisa membunuh virus yang mungkin saja melekat pada tangan.

2. Jaga jarak

Penting untuk menjaga jarak setidaknya satu meter dari siapa saja yang batuk dan bersin. Ketika seseorang batuk atau bersin, mereka menyemprotkan tetesan cairan kecil atau droplet dari hidung atau mulut mereka yang mungkin mengandung virus.

Jika terlalu dekat, kamu bisa saja menghirup tetesan droplet dari seseorang yang terinfeksi virus Corona saat ia batuk.

3. Hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut

Tangan menyentuh banyak permukaan dan dapat menjadi perantara penyebaran virus. Setelah terkontaminasi, tangan dapat menyebarkan virus ke mata, hidung, atau mulut. Akibatnya, kita bisa terinfeksi Covid-19.

4. Jaga etika batuk dan bersin

Pastikan kamu dan orang-orang di sekitar menutupi mulut dan hidung dengan siku saat batuk atau bersin. Jika memakai tisu, segera buang tisu bekas kamu pakai.

Tetesan air liur atau droplet saat bersin bisa menyebarkan virus Corona. Jika kamu menutup mulut saat bersin, maka akan melindungi orang-orang di sekitar kamu dari virus seperti flu dan Covid-19.

5. Cari perawatan medis

Jika mengalami demam, batuk, dan sulit bernapas, segera cari perawatan medis. Tetap di rumah jika merasa tidak sehat. Otoritas nasional dan lokal akan memiliki informasi terbaru  tentang situasi di daerah kamu. (*/is)

Ayo tulis komentar cerdas