Wakil Ketua Pansus Hak Angkat DPRD Donggala, Taufik Burhan. (Foto: Metrosulawesi/ Tamsyir Ramli)
  • Soal Gugatan Ck, Maslono CS Akan Digugat in Material 25M

Donggala, Metrosulawesi.id – Sidang perdana gugatan Citizen Lawsuit (Gugatan warga negara) yang diajukan oleh lima warga kabupaten Donggala kepada 25 anggota DPRD, baru akan dimulai 19 Agustus mendatang, tetapi tensinya sudah semakin memanas.

Bentuk dari memanasnya gugatan CL (citizen lawsuit) DPRD akan melakukan rekonvensi (gugatan balik) terhadap lima anggota masyarakat yang menggugat 25 anggota DPRD.

“Pasti kami akan lakukan gugatan balik, terhadap lima penggugat, mereka itu adalah Maslono, Abdullah yahya Soumena, Muhtar, Arus Sidora, Abdul Halim,” kata Wakil Ketua Pansus Hak Angket, Taufik Burhan, di Kantor DPD Donggala, Senin (16/8/2021) siang.

Politisi PKB ini menjelaskan, pengajuan gugatan balik sudah dikomunikasikan dengan seluruh anggota DPRD yang tergabung di pansus hak angket, dan direncanakan pengajuan gugatan balik dilakukan bersamaan saat sidang perdana 19 Agustus mendatang.

Dijelaskan Taufik, anggota DPRD yang tergabung dalam pansus hak angket menilai perbuatan lima penggugat itu telah melanggar hukum, mengganggu hak konstitusional DPRD.

“Maslono CS itu (penggugat) justru yang melakukan perbuatan melawan hukum, menghalangi hak konstitusioanal DPRD, merekalah  yang meresahkan masyarakat,” sebutnya

“Kami akan ajukan gugatan balik pada 19 Agustus mendatang.  Kami akan gugat secara materil sebesar 500 jt, dan in material 25 M kepada Maslono Cs tersebut, Kenapa kami menggugat balik, karena secara personal dan kelembagaan sudah merugikan DPRD, dan juga meresahkan masyarakat” tambah Taufik.

Diungkapkan tujuan dari gugatan balik ini,  agar diketahui apa yang dilakukan Maslono CS adalah tindakan mengganggu DPRD,

“Kasihan Maslon CS tidak memahami aturan dengan baik, apa legal standing mereka? Jangan sampai karena ada celah lakukan dengan gampang gugatan PMH (perbuatan melawan hukum) tanpa dasar, ya itu tadi tujuan Maslono cs itu hanya untuk mengganggu proses politik yang sedang berjalan di DPRD`” tutupnya.

Sementara, anggota Pansus Hak Angket, Burhanudin Yado, menambahkan landasan gugatan balik yang akan dilakuakn disebabkan desakan masyarakat, meminta DPRD khususnya Pansus Hak angket tidak berdiam diri di proses hukum yang sedang berjalan.

“Jadi Maslono CS janganlah membawa  nama warga Labuan atau masyarakat Kabupaten Donggala, justru kami DPRD ini mendapat support melibihi dari kalian, desakan masyarakat sangat besar agar kami menggugat balik para penggugat DPRD” bebernya.

Terpisah lawyer atau pakar Hukum DPRD Donggala,  Rasyidi Bakri,SH, LL,M, yang dikonfirmasi Senin sore,  terkait anggota DPRD akan melakukan gugatan balik terhadap lima penggugat membenarkan hal tersebut,

“Iya benar, akan menggugat balik, nanti diproses persidangan 19 Agustus mendatang, jika mediasi gagal, lanjut ke pembacaan gugatan, dan kami akan ajukan jawaban disertai dengan mencantumkan gugatan rekonvensi gugatan balik di tanggal tersebut,’’ pungaksnya. (*)

Reporter: Tamsyir Ramli

Ayo tulis komentar cerdas