Rosida Thalib. (Foto: Metrosulawesi/ Moh Fadel)

Palu, Metrosulawesi.id – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Palu mengimbau masyarakat menunda datang ke kantor Dukcapil di tengah pandemi Covid-19. Dukcapil Palu telah menyediakan pelayanan online yang bisa diakses dengan mudah.

Kepala Dinas Dukcapil Palu, Rosida Thalib mengatakan, pelayanan online ini disediakan untuk mengantisipasi kerumunan dan mengurangi mobilitas masyarakat. Pelanan online bisa dimanfaatkan untuk layanan kartu keluarga (KK), KTP-elektronik, Kartu Identitas Anak (KIA), pindah datang, surat keterangan, dan domisili.

Selain itu, terdapat layanan akta kelahiran, akta kematian, akta perkawinan, dan akta perceraian. Ada juga layanan pengaktifan nomor KK, NIK untuk kebutuhan BPJS, rumah sakit, perbankan, pengecekan data NIK dan kebutuhan data kependudukan lainnya.

“Pelayanan online juga terdapat layanan khusus jemput bola melayani disabilitas, orang sakit, dan lansia,” jelas Rosida Thalib, Kamis 12 Agustus 2021.

Semua layanan tersebut, kata dia bisa dengan mudah diakses melalui website resmi Dukcapil Palu. Caranya, jelas dia, masuk ke laman https://dukcapil.palukota.go.id. Selanjutnya, terdapat beberapa pilihan  Pelayanan online. Nah, di sana terdapat banyak pilihan sesuai kebutuhan dokumen kependudukan. Selanjutnya akan terhubung dengan petugas Dukcapil Palu.

Petunjuk berikutnya adalah pemohon akan diminta mengirim foto persyaratan sesuai kebutuhan dokumen kependudukan. “Jika persyaratan sudah lengkap, diproses, dan kami akan kirim dokumen kependudukan dalam bentuk PDF misalnya KK. Bisa cetak sendiri atau jika belum butuh, bisa disimpan saja dulu,” jelasnya.

Bidang PIAK dan Pemanfaatan Data Dinas Dukcapil Palu, Fajarini menambahkan saat ini dokumen kependudukan menggunakan kertas HVS putih dan ditandatangan secara digital.

“Selain cetak KTP elektronik dan KIA karena pakai blanko, tapi yang lainnya bisa cetak sendiri di rumah. Yang penting punya alat print, cetak pakai kertas HVS bisa,” jelas Fajarini.

Oleh karena itu, dia menyarankan sebaiknya ditunda datang ke kantor Dukcapil Palu.

“Untuk mengurangi kerumunan dan mobilitas, kami buka layanan online. Jadi tak perlu ke kantor Dukcapil,” jelasnya.

Meskipun begitu, kata Fajarini pelayanan tetap dibuka untuk alasan mendesak butuh KTP elektronik misalnya mengurus BPJS Kesehatan untuk pelayanan kesehatan di rumah sakit atau kebutuhan urgen lainnya.

“Kalau urgen bisa hubungi layanan online kami, kami  carikan  waktu agar tidak berkuremun di kantor,” jelasnya.

Reporter: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas