Koordinator Fungsi Statistik Distribusi BPS Sulteng, Sutrisno Abusungut saat menyampaikan data dan hasil statistik melalui saluran chanel Youtube. (Foto: Tangkapan layar/ Fikri Alihana)

Palu, Metrosulawesi.id – Nilai Tukar Usaha Rumahtangga Pertanian (NTUP) selama bulan Juli 2021 mengalami kenaikan indeks sebesar 0,57 persen yaitu dari 101,36 pada bulan Juni 2021 menjadi 101,94 pada bulan Juli 2021.

Namun demikian, kata Koordinator Fungsi Statistik Diatribusi BPS Sulteng, Sutrisno Abusungut bahwa relatif lebih rendahnya indeks NTP yakni sebesar 100,08 dibandingkan indeks Nilai Tukar Usaha Petani (NTUP) yang sebesar 101,94

“Ini merefleksikan bahwa tingkat pengeluaran untuk biaya produksi dan penambahan barang modal, berperan cukup signifikan dalam menentukan besaran nilai tukar,” katanya.

Ditambahkan, untuk peningkatan NTUP dipengaruhi oleh naiknya NTUP subsektor tanaman pangan sebesar 0,34 persen. Kemudian, disusul pada subsektor hortikultura sebesar 3,55 persen dan subsektor tanaman perkebunan rakyat sebesar 0,25 persen.

“Kalau subsektor peternakan naik sebesar 1,43 persen serta subsektor perikanan naik sebesar 0,19 persen,” katanya.

Adapun khusus subsektor perikanan budidaya, ia menjelaskan mengalami penurunan indeks sebesar 0,79 persen.

Pada bulan yang sama, NTUP tanpa perikanan sebesar 101,49 atau lebih rendah dari NTUP secara keseluruhan.

“Hal ini mengindikasikan bahwa sektor perikanan tetap memiliki daya ungkit terhadap capaian nilai tukar usaha rumahtangga,” jelasnya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas