RAPAT - Kabid SMP Disdikbud Palu, Ambotuwo, saat memimpin rapat bersama MKKS SMP se-Kota Palu, di ruang kerja kadis, belum lama ini. (Foto: Istimewa)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Ambotuwo mengungkapkan, belum lama ini pihaknya menggelar rapat bersama Kepala Sekolah yang tergabung di Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS).

“Dalam rapat itu diputuskan sebanyak enam SMP di Kota Palu terpaksa melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas, yakni SMPN 8 Palu, SMPN 11 Palu, SMPN 22 Palu, SMP Alkhairaat 2 Palu, SMP IT Qurrata A’yun, dan SMP IT Imam Muslim,” jelas Ambotuwo, melalui ponselnya, belum lama ini.

Menurutnya, kebijakan tersebut diputuskan pada rapat tindak lanjut hasil pertemuan dengan Wali Kota Palu terkait perpanjangan PPKM.

“Rapat bersama kepala sekolah itu membahas tentang mekanisme pembelajaran di sekolah pada masa perpanjangan PPKM di ruang kerja Kadisdikbud Kota Palu baru-baru ini,” ungkapnya.

Ambotuwo mengatakan, kebijakan untuk mengizinkan pelaksanaan PTM terbatas terhadap keenam sekolah tersebut diputuskan dengan mempertimbangkan beberapa hal, yakni karena keterbatasan akses jaringan dan juga keterbatasan fasilitas untuk penunjang pembelajaran daring.

“Sehingga pembelajaran terpaksa harus dilakukan secara tatap muka terbatas dengan sistem shift atau bergantian, dengan penerapan protokol kesehatan ketat,” ujarnya.

Kata dia, ada beberapa sekolah yang sulit untuk melaksanakan pembelajaran daring, karena beberapa kendala.

“Sehingga saya menyarankan untuk beberapa sekolah tersebut untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka dengan sistem shift dan tidak dilakukan secara daring,” katanya.

“Alhamdulillah hal tersebut sudah disepakati bersama, dengan catatan keenam sekolah yang melaksanakan tatap muka terbatas itu tetap menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat, serta peserta didik yang hadir dibatasi agar tetap bisa jaga jarak di dalam ruangan kelas, dan waktunya juga terbatas. Kami berharap ini dapat berjalan dengan baik, dan dipatuhi bersama,” pungkasnya.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas