Koordinator Fungsi Statistik Distribusi BPS Sulteng, Sutrisno Abusungut saat menyampaikan data dan hasil statistik melalui saluran chanel Youtube. (Foto: Tangkapan layar/ Fikri Alihana)

Palu, Metrosulawesi.id – Nilai tukar subsektor tanaman perkebunan rakyat di Provinsi Sulawesi Tengah selama Juli 2021 mengalami kenaikan perubahan indeks sebesar 0,15 persen.

“Nilai NTPR yang sebelumnya sebesar 101,05 pada bulan Juni 2021 naik menjadi 101,20 pada Juli 2021,” kata Koordinator Fungsi Statistik Distribusi BPS Sulteng, Sutrisno Abusungut beberapa waktu lalu.

Kenaikan ini disebabkan oleh perubahan indeks harga yang diterima petani (it) sebesar 0,45 persen lebih besar dibandingkan kenaikan perubahan indeks harga yang dibayar petani (ib) sebesar 0,29 persen.

“Indeks harga yang diterima petani (It) subsektor tanaman perkebunan rakyat naik dari 110,47 pada Juni 2021 menjadi 110,96 pada Juli 2021,” katanya.

Demikian halnya dengan Indeks Harga yang dibayar petani (Ib) pada subsektor tanaman perkebunan rakyat juga mengalami kenaikan dari 109,33 pada Juni 2021 naik menjadi 109,65 bulan Juli 2021.

“Peningkatan (Ib) ini disebabkan oleh indeks konsumsi rumah tangga sebesar 0,31 persen dan naiknya indeks harga biaya produksi dan penambahan barang modal sebesar 0,20 persen,” jelasnya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas