Sunar Agus. (Foto: Istimewa)

Palu, Metrosulawesi.id – Puluhan napi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Palu tengah terpapar virus corona (Covid-19). Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sulteng, Sunar Agus, menerangkan napi diketahui terpapar Covid-19 dari hasil tracing pasca delapan pegawai Lapas Palu yang sebelumnya dinyatakan positif corona.

“Saya minta Kepala Lapas Palu melakukan tracing ke semua napi supaya kita jelas memperlakukannya. Dari hasil tracing yang sudah dilakukan ke 150 lebih napi, sekitar 30 orang indikasi terpapar corona,” terang Sunar, Senin 9 Agustus 2021.

Dia mengatakan tracing dilakukan dengan rapid test oleh pihak Lapas Palu. Saat ini ada 1.000 lebih napi Lapas Palu, semuanya akan dilakukan pemeriksaan rapid test. Namun tracing belum bisa dilanjutkan karena Lapas Palu tengah mengupayakan tambahan alat rapid test.

“Alat rapid habis tadi malam, kalapas lagi berupaya membeli karena memerlukan sekitar 1.000. Harus semua ditracing biar bisa efektif untuk pemetaan,” ujar Sunar.

Pengadaan alat rapid test menggunakan anggaran dari Kemenkumham RI, termasuk pengadaan alat pelindung diri (APD) bagi tenaga kesehatan yang menangani napi yang menjalani isolasi di Lapas Palu. Lapas Palu memberikan pelayanan terbaik kepada napi terpapar corona dengan memberikan vitamin dan makanan-makanan bergizi.

Sunar mengungkapkan napi yang terpapar corona dengan gejala berat dirujuk ke rumah sakit penanganan Covid di Palu. Sementara yang terpapar tanpa gejala diisolasi di ruangan khusus yang disiapkan Lapas Palu.

“Yang berat kita masukkan ke rumah sakit. Tapi kita lagi koordinasi juga ke pemerintah daerah cari alternatif karena sebagian belum bisa dapat tempat. Kapasitas rumah sakit yang tersedia hanya untuk lima orang,” ungkapnya.

Diakui penyebaran Covid-19 di Sulteng khususnya di Kota Palu terus meningkat dalam beberapa hari terakhir. Olehnya Sunar mengimbau jajarannya di lembaga pemasyarakatan se-Sulteng terus meningkatkan disiplin penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Sekarang Covid-19 di Palu meningkat, harus tetap disiplin prokes dan mengurangi aktivitas di luar,” tandas Sunar.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas