KETERANGAN PERS - Ketua DPD PAN Nurjanah dan sekretarisnya Rofandi Ibrahim saat memperlihatkan surat PAW yang diterimanya. (Foto: Metrosulawesi/ Tamsyir Ramli)
  • Kasman Lassa Surati PAN Sulteng

Donggala, Metrosulawesi.id – Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN), Nurjanah mengaku menerima surat pengusulan PAW (pemberhentian antar waktu). Surat pengusulan permintaan PAW itu dibuat oleh Bupati Kasman Lassa yang ditujukan kepada Ketua DPW PAN Sulteng, Rusli Dg Palabi.

“Surat itu dibuat KL (Kasman Lassa) yang antar orangnya DB Lubis kemarin. Apa kapasitas DB Lubis campuri urusan partai saya? Jadi begini ceritanya, awalnya sebelum mengantar surat, DB Lubis telepon ketua saya Rusli Dg Palabi minta mau ketemuan dan mengantar langsung suratnya, tapi batal hanya orangya DB lubis yang antar,” kata Nurjanah ditemui di DPRD Donggala, didampingi Sekretarisnya Rofandi Ibrahim, Selasa 3 Agustus 2021.

“Sebelum surat datang, saya ditelepon ketua DPW minta ketemuan. Dia bilang ibu besok (Selasa) saya undang di kantor DPW, karena ketua DPW sudah ketemu KL dan dr Timudin Bowo terkait persoalan angket,” sebutnya.

Dikatakannya lagi, setelah menerima WA dari Ketua DPW, Rusli Dg Palabi, ia pun bergegas ke kantor DPW.

“Saya katakan ke Pak Ketua DPW, kalau bapak mendengar usulan Ketua Nasdem KL saya harus di PAW, saya tunggu surat PAW- nya sekarang, saya tidak mau berhenti di proses hak angket, kalau saya berhenti di proses hak angket saya tidak mau lagi pulang ke dapil Labuan, karena hak angket itu aspirasi masyarakat saya dapil saya, suka tidak suka harus tampil, saya tidak mau mundur dari panitia angket, demi kemaslahatan rakyat,” tegasnya.

Dia kemudian menyesalkan sikap Ketua Partai Nasdem KL (Kasman Lassa) membuat surat atas nama bupati,tapi membawa nama Ketua Partai Nasdem Donggala.

“Saya bingung, kop bupati stempel bupati, tapi mengatasnamakan ketua partai Nasdem, kenapa Nasdem mau urus belanga kami di PAN, saya tersinggung, kok suratnya modelnya begitu,” kesalnya.

Ditanya sikap ketua DPW terhadap surat KL, politisi asal Labuan ini menjawab ketuanya hanya tersenyum saja dan menyerahkan sepenuhnya ke DPD Donggala.

“Saya kasi tau pak ketua ku, angket bukan kemauan saya aturan jelas, saya hari ini mau dikeluarkan saya ikhlas, pak ketuaku hanya tersenyum sambil mengatakan persoalan hak angket diserahkan sepenuhnya ke kami, karena pak ketua ku hanya mendengar info dari sebelah saja,” sebutnya.

Tempat yang sama, Sekretaris DPD PAN Rofandi menambahkan secara internal partai merasa berkeberatan dengan munculnya surat itu, apalagi surat itu mengatasnamakan pimpinan partai Nasdem.

“Partai apa pun tidak bisa mencampuri partai lain, sesuai UU 23, sangat jelas diatur persoalan PAW itu diusulkan oleh parpol yang bersangkutan, bukan dari parpol orang lain,” tuturnya.

Reporter: Tamsyir Ramli
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas