Dua sales counter Suzuki Patrako Motor Abadi Palu sedang menunjukkan salah satu unit Suzuki. (Foto: Metrosulawesi/ Fikri Alihana)

Palu, Metrosulawesi.id – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). sangat mempengaruhi aktivitas khususnya tenaga pemasaran (sales) di sektor otomotif, seperti PT Suzuki Patrako Motor Abadi Palu. Penjualan diprediksi menurun hingga 25 persen.

Sales Manager PT Suzuki Patraco Motor Abadi Palu, Muhammad Wahyudianto mengungkapkan salah satu sumber penjualan produk atau unit ialah harus bertemu langsung dengan calon konsumen.

Sedangkan, ia mengatakan untuk saat ini melakukan aktivitas seperti biasanya sudah mulai terbatas.  Sementara itu, solusi lain yang diprioritaskan dalam penjualan oleh pihak Suzuki Patrako menggunakan dua cara.

“Yaitu dengan via telepon dan melalui media sosial. Namun, itu dinilai tidak begitu efektif jika terus dilakukan karena yang lebih maksimal menawarkan suatu produk ke customer harus ketemu,” ungkapnya, Kamis (29/7/2021).

Apalagi, lanjut Wahyu, terkait serah terima kendaraan kepada customer tentunya harus secara langsung dibuktikan dengan kehadiran kedua belah pihak yang sepakat melaksanakan transaksi.

“Selain itu PPKM juga pastinya berdampak buruk terhadap rencana pembelian dari konsumen. Kemungkinan bulan ini mereka menunda untuk beli kendaraan karena alasan regulasi tersebut,” ujarnya.

Menurutnya, skala pembeli rata-rata hampir kurang lebih sekitar 75% itu merupakan pengusaha. Dimana penjualan Suzuki Patrako hingga kini kebanyakan pada mobil jenis pick-up atau New Carry.

“Otomatis para pengusaha itu akan berfikir juga bagaimana dengan putaran keuangan dan dampak ekonomi ke depan seperti apa. Maka terjadilah penundaan pembelian unit,” ujarnya menambahkan.

Pihaknya memprediksi penjualan akan mengalami penurunan di angka 25% dilihat dari sisi jam kerja yang dibatasi. Ia menyebutkan bahwa khusus untuk stok unit masih cukup banyak dan tersedia.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas